oleh

Pencarian Dihari ke-5, Tim Gabungan Kembali Temukan Lima Korban Tanah Longsor

Nganjuk, (afederasi.com) – Dihari ke lima pencarian para korban tanah longsor di Dusun Selopuro Desa/Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk. Tim gabungan kembali mengevakuasi 5 korban yang telah meninggal dunia.

Para korban ini ditemukan sekitar pukul 11.30 WIB sampai 12.30 WIB  oleh tim gabungan yang terlibat langsung dalam pencarian pada Kamis (18/2/2021), berjumlah 426 orang dari 21 unsur.

“Dengan ditemukannya lima jenazah pada siang tadi, berarti tinggal satu korban yang belum ditemukan dan masih dalam pencarian,” Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Kantor Surabaya, I Wayan Suyatna, Kamis (18/2/2021).

Masih lanjut I Wayan, keberhasilan ini disamping kerjasama yang baik dilapangan juga faktor cuaca yang sedikit mendukung untuk memaksimalkan pencarian, karena pada siang hari sekitar pukul 13.30 WIB pencarian harus dihentikan karena mendung kembali muncul.

“Meski sedikit waktu yang kami gunakan pencarian harus tetap maksimal,” imbuh I Wayan.

Sedangkan nama 5 korban yang telah diindentifikasi antemortem oleh tim DVI adalah Muriyam, Perempuan (78), Sunarsih, Perempuan (39), Eko Prasetyo, Laki laki (16), Rama, Laki laki (12) dan Reihan, Laki laki (4).

“Kami akan melanjutkan pencarian satu korban yang masih belum ditemukan pada Jumat, 19/02 mulai pukul 07.00 WIB. Semoga cuaca besuk mendukung dan korban terakhir cepat ditemukan,” harap I Wayan.

Sementara jumlah korban yang meninggal dunia hingga Kamis, (18/2/2021) sebanyak 18 orang dengan hasil indentifikasi sebagai berikut :

1. KHAZANAH, Perempuan, (46), warga Dusun Selopuro RT.01/RW.06 Desa/Kecamatan Ngetos. (Ditemukan pada hari Minggu tanggal 14 Februari 2021)

2. SRI UTAMI, Perempuan (31) warga Dusun Selopuro RT.01/RW.06 Desa/Kecamatan Ngetos ( kondisi hamil usia 4 bulan dan ditemukan pada hari Minggu tanggal 14 Februari 2021)

3. Fatim Yulaikah, perempuan (29) warga Dusun Selopuro Desa/Kecamatan Ngetos (ditemukan pada hari Minggu tanggal 14 Februari 2021, dimakamkan di rumah orang tuanya di Wil Kec. Pace)

4. Yatemo, Laki laki (70) warga Dusun Selopuro RT 01/RW 06 Desa/Kecamatan Ngetos (ditemukan pada hari Senin tanggal 15 Februari 2021).

5. Arsy Nendra, Laki laki (5 ) warga Dusun Selopuro RT 01/RW 06 Desa/Kecamatan Ngetos (ditemukan pada hari Senin tanggal 15 Februari 2021)

6. Friska Ameliya alias Sita, Perempuan (16) warga Dusun Selopuro RT 01/RW 06 Desa/Kecamatan Ngetos (ditemukan pada hari Senin tanggal 15 Februari 2021 pada saat ditemukan memakai kaos PSHT yang identik dengan baju milik korban).

7. Umi, Perempuan (21) warga Sda (ditemukan pada hari Senin tanggal 15 Februari 2021)

8. Parmiati, Perempuan (36) warga Sda (ditemukan pada hari Senin tanggal 15 Februari 2021)

9. Putra, Laki laki (5) warga Sda (Ditemukan pada hari Senin tanggal 15 Februari 2021).

10. MURYANTO, Laki laki, (55) warga Desa Candirejo RT.01/RW.01 Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk (Ditemukan pada hari Selasa tanggal 16 Februari 2021)

11. YATINI, Perempuan, (41) warga Dusun Selopuro RT.01/RW.06 Desa/Kecamatan Ngetos. (Ditemukan pada hari Selasa tanggal 16 Februari 2021)

12. DIMAS, Laki laki (rentang umur berdasar gigi 7 – 12 th), warga Dusun Selopuro RT.01/RW.06 Desa/Kecamatan Ngetos. (Ditemukan pada hari Selasa tanggal 16 Februari 2021)

13. Riyono (45), Laki laki warga Dusun Selopuro RT.01/RW.06 Desa/Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk (ditemukan pada hari Rabu tanggal 17 Februari 2021).

14. MURIYAM, (78) Perempuan, warga Dusun Selopuro RT.01/RW.06 Desa/Kecamatan Ngetos (ditemukan pada hari Rabu tanggal 18 Februari 2021).

15. SUNARSIH, (39) Perempuan warga Dusun Selopuro RT.01/RW.06 Desa/Kecamatan Ngetos (ditemukan pada hari Rabu tanggal 18 Februari 2021).

16. EKO PRASETYO, (16) Laki laki warga Dusun Selopuro RT.01/RW.06 Desa/Kecamatan Ngetos (ditemukan pada hari Rabu tanggal 18 Februari 2021)

17. RAMA, (12) Laki laki warga Dusun Selopuro RT.01/RW.06 Desa/Kecamatan Ngetos (ditemukan pada hari Rabu tanggal 18 Februari 2021).

18. REIHAN, (4) Laki laki warga Dusun Selopuro RT.01/RW.06 Desa/Kecamatan Ngetos (ditemukan pada hari Rabu tanggal 18 Februari 2021).

KORBAN YANG BELUM DITEMUKAN

1. Parimun, Laki laki warga Dusun Selopuro RT.01/RW.06 Desa/Kecamatan Ngetos

KORBAN LUKA LUKA

1. Feri Aditya, (14), luka ringan pada tangan kiri dan kaki kanan.

2. Marjuni, (56), luka ringan ada telapak kaki

3. Yani, mengalami psikis/shock

4. Kabib, (5) luka ringan pada punggung dan lecet lecet

5. Zahra, (6), luka ringan pada wajah

6. Saminem, luka ringan pada wajah

7. Salwa, (7), luka ringan pada dada dan dahi

8. Slamet, (74), luka ringan

9. Sumiati, (62), luka ringan

10. Jumiatun, (47), luka ringan

11. Jumadi, (55), shock

12. Sdri. Marsih, (51), luka ringan pada kepala

13. Sugi Mikewati, (30), luka ringan pada wajah

14. Suminem, (62), luka ringan pada kening / pasien stroke

15. Sukirah, (80), luka ringan  sesak

16. Sdr. Pardi, (80), lutut linu

17. Sdri. Yuliatin, (32), luka lecet dan tertusuk paku pada paha kanan.

Ketujuh belas korban adalah warga Dusun Selopuro Desa/Kecamatan Ngetos dan,

18. Santoso, (35), warga Desa Kedungombo Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk (nyeri tulang iga)

RUMAH DAN WARUNG YANG TERTIMBUN LONGSOR

1. Rumah Juni

2. Rumah Suratman

3. Rumah Yuli

4. Rumah Parmiati

5. Rumah Sdri. Yatemi

6. Rumah Suminem

7. Rumah Sini, alamat

8. Rumah Yono

9. Rumah Darimun

10. Rumah Yatemo

11. Rumah Muriyam, dan,

12. Warung Yuli.

KERUGIAN MATERIIL SELAIN RUMAH DIANTARANYA :

1. 1 unit Mobil pick up

2. 24 unit Sepeda motor

3. 1 ekor sapi, dan,

4. 11 ekor kambing

JUMLAH PENGUNGSI YANG BERADA DI SDN 3 NGETOS

1. Laki laki : 73 orang.

2. Perempuan : 69 orang

Dengan total keseluruhan sebanyak 142 orang (43 KK)

“Untuk jumlah warga terdampak bencana tanah lonsor sebanyak 179 orang (49 KK),” pungkasnya. (ind/dn)

News Feed