oleh

Pasien yang Dicurigai Terpapar Virus Korona Masih Diisolasi di RSUD dr Iskak, Meski Kondisi Membaik

Kondisi YH pasien yang dicurigai terpapar virus korona sudah membaik, dan masih berada di ruang isolasi RSUD dr Iskak Tulungagung (yoppy/afederasi.com)

Tulungagung, (afederasi.com) – YH warga Kecamatan Ngadiluwih, Kediri pasien yang dicurigai terinfeksi virus korona saat ini kondisi kesehatannya sudah membaik. Kendati demikian, dia belum diperbolehkan pulang. Bahkan hingga kini masih harus menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD dr Iskak Tulungagung.   

Dokter spesialis Mikrobiologi klinik RSUD dr Iskak Tulungagung, Rendra Bramanti mengatakan sesuai dengan standard operation procedur (SOP) dalam penanganan virus yang bernama resmi covid-19 ini, pasien harus tetap menjalani perawatan di ruang isolasi hingga hasil laboratorium dinyatakan negative, kendati kondisi pasien saat ini sudah membaik.

“Untuk YH sejauh ini kondisinya sudah mulai membaik. Demam sudah mulai berkurang dan nyeri telan juga berkurang. Namun, sesuai dengan SOP, maka pasien tetap berada di ruang isolasi sampai hasilnya negatif,” jelasnya.

Rendra mengatakan sesuai dengan SOP dalam penanganan pasien terduga terpapar virus korona atau covid-19, pada Senin (10/02/2020) lalu pihaknya telah melakukan pengambilan swab hidung, swab tenggorokan, dan pengambilan sampel sputum pasien. Dimana, sampel ini selanjutnya dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Badan Litbangkes) di Jakarta.

Baca Juga  Lakukan Surveilance Ratusan Mahasiswa Asing, Dinkes Pantau Satu Mahasiswa Baru Pulang dari Thailand

“Hari ini sampel sudah kami kirim ke Litbangkes Jakarta. Dan informasinya, sekitar empat sampai lima hari hasil dapat diketahui,” ujarnya.

Disinggung mengenai kondisi pasien saat ini, Rendra mengatakan jika suhu tubuh pasien sudah kembali normal. Yakni sekitar 36 hingga 37 derajat celcius. Ini setelah sebelumnya pasien mengalami suhu tinggi dan mengeluh nyeri telan.

“Suhu tubuh sudah normal, makan juga sudah baik, pasien sadar penuh dan tidak sesak nafas. Mudah-mudahan terus membaik,” paparnya.

Sekadar informasi, World Health Organitation (WHO) resmi merilis nama resmi virus penyebab penyakit pneumonia ini. Virus yang sebelumnya dinamai virus 2019-nCov kini resmi bernama virus covid-19. Wabah covid-19 terus meningkat dari hari ke hari. Bahkan hingga kini tercatat sebanyak 1.017 orang telah meninggal akibat terinfeksi virus ini. Meski belum ada laporan orang Indonesia yang terinfeksi virus covid-19, namun masyarakat diimbau tetap waspada.

Sekedar diketahui,  RSUD dr Iskak menerima satu pasien rujukan yang dicurigai terinfeksi virus covid-19. Ini setelah pasien dengan inisial YH warga Kecamatan Ngadiluwih, Kediri tersebut mengalami panas tinggi dengan keluhan nyeri telan usai melakukan perjalanan dari Korea Selatan.

Baca Juga  Pemerintah Persiapkan Evakuasi Ratusan WNI dari Provinsi Hubei

Pasien mengeluh dengan kondisi tubuhnya pasca lima hari sepulang dari Korea Selatan. Pasien sempat dirawat di rumah sakit swasta Kediri selama dua hari dan diperbolehkan pulang. Namun, kondisi kesehatan pasien kembali turun sehingga dirujuk ke RSUD dr Iskak pada sabtu (08/02/2020) pagi dan mendapat perawatan khusus di ruang isolasi hingga saat ini. (an)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

News Feed