oleh

Pakar Epidemiologi UNAIR Paparkan Tiga Skenario Berakhirnya Pandemi Covid-19

Surabaya (afederasi.com) – Pandemi Covid-19 yang sedang terjadi di seluruh dunia, termasuk Indonesia tengah menghambat semua lini kehidupan. Pakar epidemiologi Universitas Airlangga (UNAIR),  Dr. dr. Muhammad Atoillah Isfandiari memprediksi pandemi ini bisa berakhir tidak sampai akhir tahun.

“Ada tiga skenario yang bisa dijadikan dasar untuk membaca kapan pandemi Covid-19 berakhir,”ujar Atoillah di RS Unair, Senin (15/6/2020).

Menurutnya, skenario awal puncak pandemi yang terjadi saat ini apabila masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin.  Angka individual yang terinfeksi Covid-19 akan menurun di akhir bulan Juni 2020.

“Skenario yang kedua, puncak yang terjadi sekarang masih akan ada puncak lagi, angka penderita akan semakin banyak. Kalau terjadi, diperkirakan angka akan menurun sekitar bulan Juli seperti skenario pertama,” ungkap Atoilah.

Skenario ketiga, adalah mobilisasi sosial saat Idul Adha. Arus masa yang mungkin sempat turun bulan Juni atau Juli, bulan depanya akan ada puncak baru second life.

“Bila kondisinya seperti yang saya sampaikan tadi. Ketiganya skenario ini akan berakhir sekitar Agustus mulai melandai. Mungkin pandeminya memang tidak sampai tahun depan sudah selesai,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Bagikan Sembako ke Tukang Becak, Ditengah Pandemi Covid-19

Atoilah menjelaskan, pandemi merupakan masalah global. Saat ini dibanyak negara sudah menunjukan penuranan angka terpapar. Maka dari itu, jika di beberapa besar negara sudah aman, WHO akan segera mencabut status pandemi tersebut.

“Tapi penyakitnya pasti masih ada dan akan ditemukan secara sporadik,” tutup Atoilah. (dwd/am)

News Feed