oleh

Kabid Labfor Polda Jatim : Penyebab Kebakaran Pasar Ngunut Diketahui 7 Hari Lagi

Tim Labfor Polda Jatim ketika melakukan olah TKP Kebakaran Pasar Ngunut (yoppy/afederasi.com)

Tulungagung, (Afederasi.com) – Tim dari laboratorium forensic (Labfor) Kepolisian Daerah Jawa Timur menyebutkan dalam seminggu kedepan pihaknya akan mengungkap penyebab terjadinya kebakaran di Pasar Ngunut. Hal itu setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran, pada Minggu (10/11/2019).

“Pemeriksaan saya kira sudah cukup, untuk penyebab kebakaran akan diketahui secepatnya. Kira-kira dalam waktu tujuh hari kedepan,” kata Kabid Labfor Polda Jatim Kombes Koesnadi ketika dikonfirmasi afederasi.com.

Koesnadi menjelaskan, olah TKP ini bertujuan untuk mengetahui dan memastikan dari mana asal api yang membakar mayoritas Pasar Ngunut mulai menyala. Menurutnya, jika sumber api telah diketahui maka akan lebih mudah untuk menelusuri penyebab kebakaran.

“Jadi fokus kita hari ini bukan untuk mencari penyebab kebakaran, tetapi hanya memastikan awal api muncul dari sisi mana,” jelasnya.

Koesnadi melanjutkan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan didukung dengan temuan-temuan dilokasi diduga kuat api pertama kali muncul di sebuah kios asesoris milik saudara B. Kios tersebut berada di bagian selatan pasar tepatnya dibelakang kios toko emas.

Baca Juga  Kepala Pasar dan Managemen Pasar Modern Terancam Sanksi, Ini Pelanggaranya

“Kita juga membawa beberapa sampel seperti abu, lampu, dan kabel-kabel kecil untuk diperiksa. Bahkan, tadi kita sempat membersihkan dasar lantai kios dengan cangkul karena tertutup robohan atap,” imbuhnya.

Disinggung bagaimana cara api tersebut bisa meluluh lantakkan mayoritas semua bangunan di Pasar Ngunut, Koesnadi menerangkan saat sumber api menyala semakin membesar. Apalagi di lokasi banyak benda-benda yang mudah terbakar ditambah tiupan angin yang kencang sehingga api dengan cepat menyambar ke seluruh sudut pasar.

“Sumber api diduga dari kios milik B, setelah api besar ya sudah, tinggal ikut arah angin,” terangnya.

Koesnadi menambahkan, setelah sumber api diketahui kini tinggal memastikan penyebab kebakaran. Menurutnya, jika administrasi penyidikan (mindik) dari penyidik selesai, pihaknya tinggal melakukan sinkronisasi data.

“Ditunggu saja, insyaalah tujuh hari kedepan,” pungkasnya.

Terpisah, pemilik kios asesoris yakni B saat dikonfirmasi pewarta enggan memberikan komentar. Menurutnya, saat ini ia mendatangi lokasi kebakaran karena diminta oleh petugas.

“Saya hanya diminta datang kesini, itu saja,” ucapnya singkat.

Baca Juga  Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran di Gudang Makanan Ringan

Sementara itu, berdasarkan pantauan afederasi.com olah TKP tersebut melibatkan lima personil dari Labfor Polda Jatim, 4 Unit Inafis dari Polres Tulungagung dan anggota Unitreskrim Polsek Ngunut. Olah TKP dimulai sekitar pukul 12.15 WIB hingga pukul 14.00 WIB.

Awal olah TKP dengan meletakkan nomor identifikasi ke beberapa titik. Selanjutnya, terlihat beberapa petugas berdiskusi baik dengan sesama petugas, saksi dan petugas pasar hingga mengarah ke satu titik yakni di kios asesoris. Bahkan, petugas sempat mencangkuli lokasi untuk melihat dasar lantai kios.

Selain itu, terlihat petugas yang lain juga mendokumentasikan setiap sudut lokasi yang terbakar. Diluar area, tampak puluhan petugas yang bertugas menyeterilkan lokasi dengan cara menghadang warga yang ingin melihat proses olah TKP.

Beberapa menit kemudian, tampak petugas membawa keluar beberapa sampel yang diwadahi plastik dengan diikuti satu persatu anggota yang turut meninggalkan lokasi.

Saat itu pewarta juga sempat melihat pemilik kios asesoris yakni inisial B juga diminta datang ke Polsek untuk pemeriksaan lanjutan. (ra/an)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed