Senin, 11 Oktober 2021, 15:01 WIB

Diduga Takut Ketahuan Orang Tua, Ibu di Kediri Nekat Bunuh Bayinya

Kediri, (afederasi.com) – Terungkap motif pembunuhan bayi yang dilakukan oleh tersangka NNF (23) asal Desa Rembang, Kecamatan Ngadiluwih, itu lantaran takut jika kehamilannya diketahui oleh orang tuanya, disamping itu juga hubungan pelaku dengan kekasihnya belum mendapat restu dari orang tua.

Kasus ini terungkap seusai adanya laporan dari warga tentang adanya jasad bayi yang hendak di kuburkan di pemakaman Dusun Kweden Desa Karangrejo Kecamatan Ngasem pada Jum’at (1/10/2021) lalu.

“Sekitar pukul 01.00 pagi, pelaku ke toilet berniat untuk buang air, namun tiba-tiba bayi yang dikandungnya lahir,” kata Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono saat konferensi pers di Mapolres Kediri, Senin (11/10/2021) siang.

Karena panik, lanjut Lukman pelaku kemudian membungkam mulut bayi yang baru lahir hingga meninggal agar tak diketahui orang tuanya.

“Ibu ini panik karena bayi menangis kencang,  sehingga dia mencoba membungkam mulutnya,” imbuhnya.

Sementara pelaku diketahui telah berhubungan dengan pacarnya sekarang yang tak lain adalah ayah kandung bayi tersebut. AKBP Lukman menambahkan jika hubungan keduanya belum direstui orang tua pelaku lantaran masih duduk di bangku perkuliahan.

Baca Juga  Peringati Hari Pahlawan, Polres Kediri Gelar Drag Bike

“Pelaku menyembunyikan kehamilannya dengan memakai pakaian yang besar ditambah lagi tubuh pelaku yang besar sehingga kehamilannya tersamarkan,” terangnya.

Kasus ini terbongkar setelah warga melapor karena curiga dengan bayi yang akan dimakamkan di Dusun Kweden Desa Karangrejo Kecamatan Ngasem meninggal secara tak wajar dengan luka lebam.

“Untuk pelaku bisa dijerat dengan Pasal 80 ayat 3 UU Perlindungan Anak dengan pidana penjara paling lama 15 tahun penjara atau denda paling banyak Rp 3 miliar,” tandasnya.(sya/dn)

News Feed