oleh

Bupati Maryoto : Serapan Anggaran Penanganan Covid-19 tahun 2020 Capai Rp127 Miliar

Tulungagung, (afederasi.com) – Bupati Tulungagung Maryoto Birowo menyebutkan serapan anggaran yang digunakan dalam pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan Covid-19 tahun 2020 di Tulungagung, melalui anggaran belanja tidak terduga (BTT) sejak Maret hingga kini sebanyak Rp127 miliar.

“Iya benar – benar itu, anggaran yang digunakan dalam penanganan Covid-19 untuk pembelian obat maupun lainnya, itu bersumber dari belanja tidak terduga (BTT) sebanyak Rp127.845.357.150,” ungkap Bupati Maryoto Birowo ketika dikonfirmasi afederasi.com, Jum’at (20/11/2020).

Menyusul surat dari Pemkab Tulungagung bernomor 900/1284/204/2020 tertanggal 9 Oktober 2020, ditujukan kepada pimpinan DPRD Tulungagung, perihal sebagaimana pokok surat diberitahukan dengan hormat bahwa Pemerintah Kabupaten Tulungagung hingga kini telah mempergunakan anggaran BTT sebesar Rp127.845.357.150.

Anggaran itu terserap melalui 14 organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Tulungagung yang turut serta dalam penanganan Covid-19 di Kota marmer. Diantaranya dari :

  1. Dinas Sosial Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
  2. RSUD dr Iskak
  3. Satuan Polisi Pamong Praja
  4. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
  5. Dinas Kesehatan
  6. Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda
  7. Dinas Perindustrian dan Perdagangan
  8. Dinas Perhubungan
  9. Dinas Komunikasi dan informatika
  10. Dinas Ketahanan Pangan
  11. Dinas Sosial
  12. Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda
  13. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
  14. Dinas Perikanan
Baca Juga  Bupati Salurkan Bantuan Warga Terdampak Covid-19

“Ini merupakan hasil pembahasan bersama antara tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) dengan pihak eksekutif, terutama pembahasan bersama anggaran refocusing dan realokasi dalam penanganan Covid-19,” ungkapnya.

Disinggung sejauh mana penanganan Covid-19 hingga kini, Maryoto menyatakan bahwa penangan Covid-19 hingga saat ini masih diperlukan, melihat penanganan kesehatan merupakan kebutuhan dasar, maka dari itu harus dipenuhi atau dicukupi.

“Oleh karena itu, dengan adanya refocusing maupun realokasi anggaran itu, untuk memfokuskan dan menata kembali terhadap pos – pos anggaran yang digunakan untuk penanganan Covid-19. Karena masalah ini merupakan masalah yang sangat serius terutama untuk kepentingan bangsa dan masyarakat,” imbuhnya.

Maryoto juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker ketika beraktifitas diluar rumah, menjaga jarak atau menghindari kerumunan serta sering mencuci tangan menggunakan sabun pada air yang mengalir (3M). (dn)

News Feed