oleh

Bantuan Bagi Korban Bencana Tanah Longsor di Nganjuk Terus Berdatangan

Nganjuk, (afederasi.com) – Berbagai bantuan bagi korban bencana tanah longsor di Dusun Selopuro Desa/Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk terus berdatangan, kali ini bantuan dari anggota DPR RI Mindo Sianipar Fraksi PDI Perjuangan, Pangdam V Brawijaya dan Polda Jatim.

Mindo Sianipar yang datang pada pukul 13.15 WIB di Posko Tanggap Darurat Bencana Tanah Longsor di Kantor Kecamatan Ngetos langsung disambut oleh Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahyono yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Nganjuk dan Sekda Kabupaten Nganjuk Mokhamad Yasin.

Adapun paket bantuan yang diserahkan berupa 110 boks mie instan goreng maupun kuah, 110 boks air mineral, 60 paks sabun mandi, 60 paks pasta gigi, 60 pasang sandal jepit dan 60 paks popok bayi.

“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi saudara saudara kita yang saat ini mengalami musibah tanah longsor. Dan semoga para korban yang meninggal mendapatkan tempat yang layak disisi Allah SWT, serta bagi yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan kemudahan rejeki,” harapnya sesaat setelah menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat.

Selanjutnya pada pukul 15.35 WIB rombongan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, bersama Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim serta Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, yang datang mengunjungi korban tanah longsor di Kecamatan Ngetos.

Kedatangannya kali ini disamping memberikan paket bantuan sosial berupa beras 1 ton, mie 100 boks dan masker 4 dos juga menyerahkan santunan pada korban.

Disamping itu rombongan tersebut melakukan peninjauan Posko Tanggap Darurat Tanah Longsor, serta dapur darurat dan lokasi pengungsian guna mengetahui lebih dekat pelayanan yang dilakukan oleh personilnya.

“Personil yang kami terjunkan untuk mencari korban longsor sebanyak 400 personil gabungan dan anjing pelacak guna menditeksi keberadaan korban serta ditambah lagi tim psikolog untuk pemulihan trauma healing bagi anak-anak, korban bencana tanah longsor,” kata Irjen Nico.

Disamping itu Polda Jatim juga menurunkan tim forensik guna mengidentifikasi antemortem dari gigi para jenazah korban longsor yang selama ini telah mampu menganalisa jenis kelamin dan usia para jenazah korban.

Bahkan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan akibat intensitas hujan yang tinggi dan percepatan pencarian sisa korban hilang, pihaknya melakukan rapat koordinasi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Nganjuk terkait langkah strategis pencarian korban kedepan.

“Bagi tim pencarian sisa korban untuk lebih berhati hati dan waspada jika turun hujan dengan intensitas tinggi. Tetap semangat, bekerja untuk kemanusiaan,” tutup Irjen Nico. (ind/dn)

News Feed