oleh

ABG Diduga Hendak Saling Serang, Inilah Senjata Tajam Yang Dibawa

Polisi menunjukkan sejumlah barang bukti senjata tajam dan amankan belasan ABG

Surabaya, (Afederasi.com) – Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya berhasil mengamankan belasan ABG, pada  Sabtu (21/09/2019) sekitar pukul. 00.30 WIB di sepanjang Jalan Dupak Rukun, Tanjung Sari Surabaya yang diduga hendak melakukan aksi tawuran.

“Kita mendapat informasi dari masyarakat jika ada sekelompok pemuda yang bergerombol. Dari informasi itu, kita terjukan petugas ke lokasi,” Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Antonius Agus Rahmanto, Sabtu (21/09/2019).

Agus Rahmanto mengatakan selain mengamankan belasan ABG, pihaknya juga berhasil menyita sejumlah alat bukti senjata tajam dari tangan mereka. Diantaranya beberapa celurit berbagai ukuran, pisau dan pedang.

“Melihat sejumlah alat bukti yang kita amankan, diduga mereka hendak melakukan aksi tawuran. Sajam itu kita amankan dari tangan IKB (15), OS (16) dan AA (16),” katanya.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, mereka diketahui bergabung pada sebuah geng. Seperti Geng Kape Jawara merupakan kelompok pelajar sekolah berasal dari wilayah Menganti Surabaya, Simo Surabaya, dan Krembangan Surabaya. Sedangkan Geng All Starr merupakan pelajar sekolah berasal dari wilayah Kalimas Tanjung Perak, Indrapura Surabaya, Jalan Tembok Surabaya

“Kita lakukan pemeriksaan terhadap mereka. Diduga saat kejadian, ada komando melalui Grup WA Geng Kape Jawara yang berisi ajakan untuk berkumpul di sepanjang Jl. Dupak Rukun, Tanjungsari Surabaya, untuk melakukan penyerangan terhadap Geng All Starr yang berada didaerah Jala Tembok Surabaya,” jelasnya.

Agus Rahmanto menyatakan jika mereka pernah ditangkap oleh polisi beberapa minggu lalu, dengan yang sama yakni hendak melakukan aksi tawuran. Kendati pernah ditangkap. Namun, mereka ternyata tidak jera dan hendak melakukan hal yang sama yakni tawuran.

“Geng remaja tersebut banyak yang hanya ikut-ikutan dengan hanya bermodalkan berani dalam hal tawuran dan banyak yang mudah tersulut emosi dengan informasi yang belum tentu kebenaraannya,” paparnya.

Dengan digulungnya anggota dua Geng tersebut, Agus menambahkan, pihaknya akan melaksanakan mengumpulkan bahan keterangan terkait anggota grup berikut ketua geng Kampung Jawara maupun geng yang lain serta berkordinasi dengan Pemkot Surabaya untuk pembinaan.

“Bagi anggota geng yang kedapatan membawa senjata tajam akan dilakukan proses penyidikan lebih lanjut oleh Reskrim PPA, karena hal tersebut telah melanggar UU Darurat No. 12 tahun 1951. Dan bagi anggota Geng yang tidak membawa senjata tajam akan dikembalikan ke orang tua masing-masing,” pungkasnya. (al/an)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed