oleh

Baterai Cell PJU Tenaga Surya Rawan Dicuri, Pemasangan JPU Dihentikan

Tulungagung, (afederasi.com) – Rencana penambahan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) system tenaga surya dihentikan. Pasalnya baterai cell yang digunakan untuk menyalakan lampu tersebut sering dicuri. Pencuri tertarik karena harga jualnya cukup mahal.

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung, Sujarmani menjelaskan, dari data yang dipegang Dishub. Saat ini, sebanyak 35 ribu titik PJU yang sudah terpasang dan hanya 5 persennya  (1.750 unit) yang memakai tenaga surya.

“PJU yang menggunakan tenaga surya itu rawan dicuri,” jelasnya, Jumat (23/10/2020).

Sujarmani mengatakan, pihaknya sedang berupaya melakukan penambahan unit PJU yang akan disebar di lima lokasi. Namun, dengan banyaknya kasus pencurian baterai cell pihaknya tidak akan menggunakan PJU tenaga surya.

“PJU tenaga surya yang sudah terpasang apalagi yang terpasang di daerah pinggiran, itu hampir seluruhnya tidak bisa berfungsi. Baterainya aja hilang, kalian bisa cek sendiri,” ungkap Jarmani.

Sujarmani membeberkan, PJU tenaga surya yang sering kali jadi sasaran pencurian batrai cell berada di wilayah Pantai Sine Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung. Dicurinya baterai cell tersebut dikarenakan harga jual dari batrai PJU tenaga surya cukup mahal. Padahal menurutnya, pemasangan PJU tenaga surya sangat efektifuntuk dipasang di daerah terpencil diluar jangkauan PLN.

Baca Juga  Dishub Banyuwangi Tindak Tegas, Pengendara Yang Tak Indahkan Aturan Parkir

“Misalnya hari ini dipasang ya, nanti tunggu aja 6 minggu dari pemasangan, sudah hilang. Terkadang ada laporan, kadang juga waktu pemeriksaan rutin tau-tau baterainya tidak ada,” jelasnya.

Lanjut Sujarmani, seringnya kasus pencurian batrai cell membuatnya lebih memilih menggunakan PJU tenaga listrik dari PLN dibandingkan PJU dengan tenaga surya. Meski pun dirinya mengakui, perawatan PJU tenaga listrik lebih mahal dalam segi perawatan karena harus membayar tagihan disetiap bulannya.

“PJU tenaga surya itu mahal lo, saya susah-susah mengupayakan dana untuk mengupayakan PJU tenaga surya, malah ujung-ujungnya dicuri oleh pihak tak bertanggung jawab. Lebih baik pakai yang PJU tenaga listrik aja aman,” keluhnya.

Lebih lanjut, Sujarmani mengungkapkan, untuk PJU tenaga surya yang sudah terpasang di daerah perkotaan sampai saat ini masih terpantau aman dan berfungsi dengan baik.

“Untuk daerah perkotaan PJU tenaga surya terbilang aman, awet dan masih berfungsi dengan baik,” pungkasnya. (ziz/am)

News Feed