Selasa, 23 November 2021, 19:25 WIB

Tahun 2022 UMK Tulungagung Hanya Naik Rp 19 ribu

Tulungagung, (afederasi.com) – Upah Minimum Kerja (UMK) di Kabupaten Tulungagung di tahun 2022 hanya naik Rp 19 ribu. Dari UMK di tahun 2021 sebanyak Rp2.010.000,00.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tulungagung, Agus Santoso mengatakan sebelumnya pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) maupun Serikat Pekerja.

Yang mana komunikasi itu, bertujuan untuk membahas perihal kenaikan UMK Tulungagung pada Tahun 2022 mendatang.

“Kami sudah komunikasi, dan mereka menyetujui kalau tahun depan UMK dinaikkan,” katanya.

Pria yang akrab disapa Agus ini mengungkapkan, kenaikan UMK di Tulungagung itu hanya senilai Rp 19 ribu. Dari semula UMK Rp2.010.000,00.

“Semula itu, tahun depan jadi Rp. 2.029.000,00,” ungkapnya.

Agus mengklaim jika kenaikan UMK yang hanya senilai Rp19 ribu itu, merupakan tanda bahwa perekonomian di Tulungagung cukup baik. Menurutnya, bahwa pengajuan proses kenaikan UMK itu, telah disetujui oleh Bupati Tulungagung.

“Meski pandemi, ada kenaikan upah, artinya ekonomi bagus. Proses sudah dikirim ke Gubernur Jatim,” imbuhnya.

Baca Juga  Pemkab Tulungagung Belum Tetapkan Besaran UMK 2021

Agus mengakui jika masih ada perusahaan yang memberikan gaji dibawah UMK yang telah ditentukan. Sebab, ada kriteria perusahaan yang dapat memberikan upah di bawah UMK.

“Ada kriteria batas atas, dan batas bawah. Salah satunya soal penghasilan perusahaan,” jelasnya.

Selain itu, Agus mengatakan bagi perusahaan yang tidak dapat memberikan upah sesuai dengan UMK yang telah ditetapkan. Maka ada kewajiban bagi perusahaan untuk mengajukan surat keterangan terkait ketidak mampuan memberikan uph sesuai dengan UMK.

“Pengajuan surat keterangan itu ke kami. Dan kami akan mengevaluasi. Perusahaan itu layak atau tidak mengajukan keberatan,” pungkasnya.(rra/dn)

News Feed