oleh

Pedagang Pasar Blokagung Berhasil Direlokasi

Banyuwangi, (afederasi.com) – Walaupun sempat terjadi pro kontra dalam relokasi pasar Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari. Puluhan pedagang akhirnya berhasil direlokasi ke pasar desa.

Sekitar 25 pedagang pasar Blokagung itu, menempati bidak-bidak pasar desa yang berjarak 1 kilometer dari pasar  Blokagung. Mereka kini mulai aktif berjualan di lapaknya barunya.

“Meski sempat menolak, tapi akhirnya pedagang kini mau pindah ke pasar desa,” ujar Camat Tegalsari, Satrio, (1/9/2020).

Satrio mengatakan, relokasi pasar tersebut berhasil juga berkat kesadaran para pedagang. Mereka kini mulai menyadari adanya relokasi tersebut.

“Mereka kini mulai sadar, akhirnya pindah dengan sendirinya,” katanya.

Kesadaran ini, jelas dia, membuat pihaknya sangat kagum dengan para pedagang. Sehingga, tidak perlu adanya pemaksaan ataupun penutupan secara paksa. “Relokasi ini juga demi keselamatan para pedagang, agar mereka juga tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19,” paparnya.

Selain mereka mulai sadar, masih kata dia, para pedagang juga takut jika tepat berjualan di pasar Blokagung. Mereka takut jika jualannya tidak laku kembali.

Baca Juga  Pemkot Razia Masker di Pasar Tradisional, Pelanggar Langsung Dijatuhi Sanksi di Tempat

“Mereka ternyata juga takut kalau jualannya tidak laku, jadi menerima untuk dipindah ke lokasi pasar desa,” ungkapnya.

Salah satu pedagang, Nuryati mengaku terpaksa harus mau direlokasi. Lantaran, akses jalan menuju ke pasar ditutup.

“Jika saja masih banyak yang boleh keluar masuk ke jalan menuju pasar blokagung, jelas pedagang memilih tetap berjualan di pasar blokagung,” kata perempuan 37 tahun tersebut.

Nuryati menambahkan, dengan relokasi pasar ini pastinya akan mengurangi penghasilannya. Selain itu, pastinya pelanggan tetapnya akan bingung mencari lokasi barunya tersebut.

“Kalau terimbas adanya penutupan dan karantina masal jelas, seharusnya pemerintah juga memperhatikan para pedagang pasar,” jelas warga Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari tersebut. (ron/am)

News Feed