oleh

Musim Hujan Harga Ikan Asin Naik

Nampak ikan asin yang dikeringkan

Kendal (Afederasi.com) – Hujan yang masih mengguyur membuat harga ikan asin mengalami kenaikan. Selain cuaca ikan yang digunakan sebagai bahan baku juga sulit didapat karena tangkapan nelayan turun akibat cuaca buruk. Produksinya pun menurun karena pasokan bahan baku yang berkurang, sementara ikan yang tersedia tidak bagus.

Selama musim penghujan produksi ikan asin di Kendal menurun, pasalnya jika kondisi hujan maka tidak bisa menjemur ikan. Selain itu hasil tangkapan ikan para nelayan juga menurun karena banyak nelayan yang tidak melaut karena cuaca buruk.

Seperti dialami pengusaha ikan asin di Desa Pidodo Wetan Kecamatan Patebon Kabupaten  Kendal Jawa Tengah, Rabu (12/2/2020). Pengusaha ikan asin harus kejar-kejaran dengan panas matahari, salah seorang pengusaha ikan asin Arifudin  mengatakan, jika musim panas masa penjemuran ikan hanya memerlukan waktu satu hari.

“Kalau panas sehari sudah kering dan bisa dikemas, sedangkan ketika musim hujan maka penjemuran bisa dua sampai tiga hari,” katanya.

Kondisi musim hujan tidak mempengaruhi penjualan ikan asin, pengiriman ikan asin ke Jakarta tetap rutin dilakukan hampir setiap hari. Saat ini hasil tangkapan ikan nelayan terbanyak hanya jenis ikan ninis.

Baca Juga  Ratusan Kiai Kendal Dukung Bupati Mirna Anisa Dua Periode

“Ikan jenis ini termasuk ikan yang kurang bagus jika diolah menjadi ikan asin harganya pun dari nelayan tak lebih dari Rp1.500 per kilogram,” imbuhnya.

Arif menambahkan, harga tersebut diprediksi tidak akan mengalami banyak perubahan mengingat kualitas ikan yang rendah apalagi harga pasar ikan jenis ini jarang naik meski sampai di beberapa hari ini.(rob/am).

vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed