oleh

Antisipasi Resesi, Ini yang Dilakukan Risma

Surabaya, (afederasi.com) – Walikota Surabaya Tri Rismaharini terus berupaya untuk menjaga kestabilan ekonomi. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya resesi akibat pandemi Covid-19.

“Dari data (ekonomi) kita masih positif. Karena itu saya tidak mau trend kita turun, makanya ini harus kita jaga. Protokol kesehatan wajib, tapi kita tidak boleh ekonomi menjadi turun karena itu akan dampaknya jauh lebih berat,” ungkap Risma usai pengarahan Camat seluruh Surabaya di Balai Kota Surabaya, Kamis (10/9/2020)

Risma mengungkapkan, pihaknya saat ini tengah menyeimbangkan penanganan antara bidang kesehatan dan ekonomi. Karena menurutnya, kedua sektor ini adalah hal penting yang harus dijaga.

“Karena itu saya berharap para distributor tolong kami dibantu untuk tetap supaya ekonomi kita jalan. Minimal itu terkait kebutuhan pangan,” ujarnya.

Disamping itu, ia juga menerangkan saat resesi benar-benar terjadi, maka akibat yang diterima oleh masyarakat tidak lah main-main, mulai dari PHK massal di perusahaan-perusahaan yang berakibat menurunnya daya beli masyarakat dan berakhir pada meningkatnya tindak kriminalitas.

Baca Juga  Dua Peserta Pilkada Kota Pahlawan Jalani Swab Test

Agar hal tersebut tak terjadi, Risma meminta kepada seluruh jajarannya untuk menelaah secara mendalam kepada para penyedia lapangan pekerjaan, dalam hal ini perusahaan atau industri yang memberlakukan PHK kepada karyawannya.

“Karena itu saya minta ada staf yang pantau perekonomian untuk cek harga-harga di pasar. Begitu harga naik, di luar HET (Harga Eceran Tertinggi), langsung (gelar) operasi pasar,” kata Risma.

Kendati demikian, demi memuluskan langkah menghindarkan ekonomi Kota Surabaya dari resesi, Risma berharap kerjasama dengan para stakeholder untuk terus mendukung langkah Pemkot Surabaya.

“Saya berharap ayo kita jaga kota ini. Karena jika ada PHK dapat berdampak pada pengangguran dan jangan sampai kota kita menjadi tidak aman. Kita harus pastikan Surabaya tidak ada masalah terutama minimal kebutuhan pokok. Sehingga ekonomi kita bisa berjalan baik,” tutup Risma. (dwd/yp)

News Feed