oleh

Warga Protes Pembangunan Tower

Banyuwangi, (afederasi.com) – Warga Dusun Gembolo, RW 02, RT 06, Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran, protes dengan adanya tower yang berdiri dilingkungannya dengan mendatangi kantor desa setempat. Mereka mengkliam dalam pembangunan tower warga sekitar tidak dimintai ijin, serta mereka menduga sebagian tanda tangan untuk pengurusan ijin dipalsukan, Senin (5/10/20200).

Munib (60) perwakilan warga Dusun Gembolo mengatakan, kedatangan warga untuk meminta kejelasan dengan adanya tower. Kami tidak merasa dimintai ijin ataupun pemberitahuan, bahkan diajak berunding. Padahal banyak warga merasakan dampaknya.

“Setidaknya permisi, kami semua terdampak. Sebagai warga kami merasa tidak dihargai,” katanya.

Keberadaan tower yang sangat dekat dengan rumahnya itu, jarak rumah kami dengan tower sekitar 40 meter, warga takut akan bahaya terpapar radiasi dan adanya ganguan kesehatan yang ditimbulkan imbas adanya tower.

“Warga meminta tower tersebut untuk segera dibongkar, yang tanda tangan untuk pengurusan ijin itu kebanyakan masih memiliki hubungan saudara,” jelasnya.

Munib menambahkan, sebelum datang ke kantor desa warga juga sudah datang meminta kejelasan kepada Kepala Dusun (Kadus) Gembolo, Tobroni. Namun tidak ada penjelasan hingga warga memutuskan untuk melakukan aksi protes.

Baca Juga  Sidak Swalayan Vionata Temukan Dugaan Pemalsuan Data

“Kami sudah berusaha meninta kejelasan, namun hasilnya nihil,” terangnya.

Sementara itu Kepala Desa (Kades) Purwodadi, Suyanto. Dalam memediasi aspirasi dari masyarakat belum menemukan titik temu. Karena pihak dari pemilik atau pengelola tower tidak hadir dalam mediasi.

“Memang belum ada titik temu, kami masih berusaha untuk memediasi kedua pihak,” ujarnya.

Menurut Suyanto, sepengetahuan Pemerintah Desa (Pemdes) proses pembangunan tower sudah ada ijin dan tanda tangan warga selitar. Sedangkan, beberapa warga tersebut jaraknya sekita 100 meter dari lokasi tower.

“Kalau memang ada dugaan lainnya, kami tidak mengetahui. Bisa minta kejelasan kepada dinas terkait,” pungkasnya.(ron)

News Feed