oleh

Warga Kota Soto Keluhkan Air PDAM Berwarna Coklat

Lamongan, (afederasi.com) – Konsumen air bersih PDAM di wilayah Kota Lamongan beberapa hari ini mengeluh. Pasalnya, kualitas air bersih yang disalurkan ke rumah warga berubah warna coklat dan keruh.

Salah satu konsumen air bersih PDAM warga Kelurahan Jetis yang senggan disebutkan namanya mengaku tidak berani menggunakan air tersebut. Sebab, warna air menyerupai teh.

“Kami tidak berani mengkonsumsinya karena takut mengganggu kesehatan,” katanya kepada afederasi.com Selasa (25/8/2020).

Menurutnya, imbas keruhnya air PDAM ini dirinya harus mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli air lagi untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya.

“Ya harus bagaimana lagi, air tidak bisa dibuat apa-apa, tidak bisa cuci baju, apalagi mandi,” keluhnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur PDAM Lamongan Ali Mahfudi menjelaskan, keruhnya air yang diterima para konsumen tersebut disebabkan oleh kualitas air baku yang saat ini juga sedang keruh.

“Saat ini kualitas air agak keruh, karena ada pencemaran limbah tekstil dari Jawa Tengah pada air baku di Bengawan Solo,” terangnya.

Baca Juga  Pelaku Curanmor Diringkus Setelah Buron 7 Bulan

Menurut Ali, air Bengawan Solo yang tercemar tersebut mulai masuk ke wilayah Lamongan pada Jumat (21/8/2020) lalu. Informasi yang diterimanya air tersebut berasal dari Perum Jasa Tirta 1.

“Bulan kemarin kejadian serupa juga terjadi di wilayah Cepu dan Blora. Karena arus air lambat, sehingga baru Jumat kemarin sampai di Babat,” ungkapnya.

Namun Ali memastikan, meski air berwarna keruh hingga menyerupai the tetapi masih aman digunakan untuk keperluan sehari-hari.

“Untuk mandi masih aman, karena sudah melalui proses pembersihan,” ujarnya.

Dikatakannya, saat ini pihaknya juga sedang berupaya untuk menjernihkan air baku sebelum disalurkan kepada pelanggan PDAM Lamongan.

“Upaya yang dilakukan dengan mereduksi air baku dengan sedimentasi dan penambahan dosing kimia pada proses produksi air,” ujarnya

Ali menambahkan, jika kondisi air keruh tersebut diperkirakan akan kembali normal beberapa hari ke depan.

“Semoga air baku Bengawan Solo normal. Dan kami juga minta maaf kepada seluruh masyarakat atas kondisi ini,” tandasnya. (ra/yp)

News Feed