oleh

Viral, Panitia PKKMB FIP Unesa Bentak Maba Via Daring Karena Tak Pakai Ikat Pinggang

Surabaya (afederasi.com) – Dunia pendidikan sedang digegerkan dengan viralnya sebuah video yang diunggah di media sosial twitter. Dimana, panitia Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (FIP Unesa) membentak-bentak mahasiswa baru (maba) via daring lantaran tidak menggunakan ikat pinggang, yang dinilai melanggar tata tertib PKKMB.

Pemilik akun twitter @skipberat meposting video berdurasi 29 detik pada Senin (14/9) pukul 17.50 WIB. Video tersebut telah ditonton oleh satu juta orang, 4.074 retweet, 7.807 tweet kutipan dan disukai 12 ribu.

“Postingan yg tadi diapus. Sori banget nih ya menurut gue udahin ajalah tensi2 ospek kyk begini apalagi ospek nya juga virtual. emg dengan mental marah2 lo pada ini bakal bentuk karakter org jd lebih baik? kyk koneksi bagus terus aja, klo udh marah2 terus delay maba jg ketawa liat lo. catet nih panitia,” tulis pemilik akun yang menggunggah.

Dalam video tersebut, terlihat tiga panitia yang terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan. Terdapat pula dua maba laki-laki dan perempuan mengenakan baju batik, tapi tidak memperlihatkan ikat pinggang.

Baca Juga  Ratusan Pasien Rawat Mandiri Jalani Test Swab di Rumah

Salah satu panitia PKKMB FIB Unesa meminta maba memperlihatkan ikat pinggang namun dijawab tidak ada. Lantas, panitia perempuan pun langsung berkata dengan nada tegas, dan satu panitia laki-laki lain pun membentak.

“Nggak ada. Nggak dibaca tata tertibnya,” kata panitia perempuan dengan nada tinggi.

“Kamu tahu tata tertib nggak,” sahut panitia laki-laki dengan nada membentak.

Maba pun hanya dapat meminta kata maaf kepada kakak tingkatnya yang menjadi panitia itu. Namun permintaan maaf tersebut ditanggapi dengan ketus oleh pihak panitia tersebut. Di akhir video, terdapat panitia laki-laki berambut gondrong diikat menanyakan alasan tidak memakai ikat pinggang. “Kenapa nggak dipakai itu,” tanyanya.

Hal ini pun mengundang banyak komentar para warganet. Mulai dari tidak pro dan kontra, hingga guyonan.

“Monmaap mau nanya. Fungsi dan nilai yang bisa diambil tiap ospek yang bentak bentak nyari kesalahan / kesalahan sepele adek adeknya itu apa ya ?,” komen salah satu akun twitter @reyputra_b.

Adapun yang menganggap hal tersebut merupakan bagian dari skenario panitia. Hal tersebut dilakukan untuk kedisiplinan dan bukan karena senior yang sempit hati.

Baca Juga  Spesialis Pencuri Baterai Tower Dibekuk, 1 Pelaku Kabur

“Wkwkww gimana ya, sebenernya emang itu jobdesk mereka as komisi displin, itu di latih harus kayak gitu, bukan karna mereka pentantang pententeng atau emg seriusan senior galak, enggaaa wkwkw 🙁 maba klo di marahin sm komdis jg santai aja, itu cuma acting ga serius marah,” kata akun @suncream. (dwd/yp)

News Feed