oleh

Usia Remaja Dominasi Kasus Positif Covid-19

Surabaya, (afederasi.com) – Hasil pendataan terkait kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Pahlawan Surabaya cukup mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, banyak ditemukan kelompok usia remaja dan pemuda dengan rentang umur antara 15 hingga 25 tahun.

“Dari hasil pemeriksaan lab ada fenomena kelompok usia yang terkonfirmasi itu antara 15-25 tahun,” kata Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya Irvan Widyanto, Senin (14/9/2020).

Irvan mengungkapkan, penularan Covid-19 terhadap generasi muda itu diduga karena kebiasaan nongkrong di warung kopi, kafe dan tempat nongkrong lain di Surabaya. Meski mereka tampak sehat, yang menjadikan permasalahan, dikawatirkan kelompok ini sebagai carier virus Covid-29.

“Saat mereka pulang ke rumah, bisa jadi bertemu orang tua yang memiliki komorbid dan rawan terpapar,” imbuhnya.

Irvan melanjutkan, kasus pada remaja ini ditemukan menyeluruh di semua wilayah Surabaya. Mulai dari timur, barat, pusat, selatan dan utara. Oleh karena itu, pihaknya fokus pada pelaksanaan operasi patuh protokol kesehatan. Terlebih di tempat yang sering dikunjungi anak muda, seperti warkop, kafe, angkringan dan lainnya.

“Semuanya ada (kasus kelompok usia muda),” kata Irvan.

Seperti diketahui, pada Perwali No 28 dan 33 tahun 2020, untuk pelaku usaha apapun diminta membentuk satuan gugus tugas mandiri untuk penegakan protokol kesehatan. Sehingga nantinya tidak ada penularan kasus baru dan terjadi klaster baru

“Ketika pelaku usaha tidak menerapkan, maka dia akan terkena sanksi,” papar Irvan.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga menyampaikan hal tersebut, saat memamparkan strategi kenaikan ekonomi dan pemutusan mata rantai penularan bersama para Camat, bahwa anak kelompok usia muda di Kota Pahlawan banyak yang terpapar.

“Yang kena anak usia 15-25 tahun, buanyak sekarang anak usia 17 dan 19 positif,” pungkas Risma. (dwd/yp)

News Feed