oleh

Update Berita Kecelakaan Bus Bagong, Kasatlantas : Sopir Belum Bisa Dimintai Keterangan

Tulungagung, (Afederasi.com) – Hampir tiga hari berlalu, Unit Lakalantas Polres Tulungagung ternyata belum melakukan pemeriksaan terhadap sopir bus Bagong. Pasalnya, pengemudi bus yang bernama Tri Eko Prima (33) warga Desa Banjarejo Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri tersebut masih dalam keadaan syok.

“Sopir nya masih syok, dan masih merasakan sakit. Jadi kami belum melakukan pemeriksaan,” kata Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui Kasatlantas AKP Aristianto Budi Sutrisno kepada afederasi.com,  Selasa (13/10/2020).

Aris melanjutkan, akibat kecelakaan tersebut sopir bus masih belum bisa diminta keterangannya terkait kecelakaan naas tersebut.

Namun menurut keterangan salah satu penumpang bus yang bernama Aan, ia mengatakan kecepatan bus pada saat kejadian melaju 110 km/jam, lalu bus mengerem mendadak.

Masih menurut Aris, Kejadian ini merupakan kecelakaan tunggal. Pelanggaran yang dilakukan oleh sopir sudah termasuk pelanggaran dalam laka lantas. Untuk pemberian sanksi pengemudi akan dicek lebih lanjut ketika dia sudah dinyatakan sembuh.

“Si sopir ternyata sering terkena kasus lantas juga, di Mojokerto dulu ia juga telah memenuhi marka jalan,” tambahnya.

Baca Juga  Melirik Budidaya Ikan Cupang Ditengah Pandemi

Aris melanjutkan, pihaknya juga akan melakukan identifikasi lebih lanjut lagi. Pasalnya, armada bus Bagong ini sering kali melakukan kesalahan lantas. Dan akan dilakukan cek kelayakan jalan.

“Bagong ini sering mengalami kecelakaan, dan kita akan terus melakukan introgasi lebih dalam pada sopir,” pungkasnya.

Seperti yang diketahui, kecelakaan ini terjadi pada Sabtu (10/10/2020) di jalan umum masuk Desa Kepuhrejo Kecamatan Ngantru. Diduga, bus naas tersebut hilang kendali dan terguling saat melaju dengan kecepatan 100 km/jam.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun 10 penumpang termasuk pengemudi dan kondektur mengalami luka-luka. (er/yp)

News Feed