oleh

Transaksi SS di Terminal Gayatri, Barang Bukti Ditaruh di Pot Bunga

Trenggalek, (afederasi.com) – Dua pria berinisial EF (29) dan AR (28) asal Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung ditangkap Satresnarkoba Polres Trenggalek. Pasalnya, mereka diduga mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu.

 

“Barang bukti yang diamankan berupa dua paket sabu-sabu dalam kemasan plastik dengan berat kotor 0,98 gram dan 0,99 gram,”tegas Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring kemarin.

Menurutnya, tersangka EF ditangkap pada, Minggu (19/7/2020) di Jalan Sukarno-Hatta Kelurahan Kelutan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek. Sedangkan AR, ditangkap di rumahnya, Senin (20/7/2020).

 

Dijelaskan penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa tersangka sering terlibat dalam peredaran narkotika. Mendapat informasi, petugas kemudian melakukan serangkaian penyelidikan hingga berhasil menangkap EF. Ketika digeledah ditemukan dua paket sabu-sabu dalam kemasan plastik dengan berat kotor 0,98 dan 0,99 gram. Dan hasil keterangan tersangka, barang tersebut merupakan pesanan seorang warga Kabupaten Ponorogo.

 

“Barang haram itu dibeli dari seseorang berinisial AR seharga Rp. 2.350.000,-. Transaksi itu sendiri terjadi di dalam terminal Bus Gayatri  Tulungagung dan untuk mengelabui petugas sabu-sabu tersebut ditaruh di dalam pot bunga,” terangnya.

Baca Juga  Ringkus Bandar Narkoba Antar Provinsi, Sita 3 Kg Sabu

 

Ditambahkan AKBP Doni, setelah mendapat pengakuan dari tersangka EF dan dilakukan pengembangan petugas berhasil menangkap.

“Mereka dijerat pasal 114 Ayat (1) Subsider Pasal 112 Ayat (1) UU RI. No. 35 Tahun 2009, Tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun. Serta Pidana denda paling sedikit  Rp. 800 juta dan paling banyak Rp. 8 miliar,” pungkasnya. (par/am)

News Feed