oleh

Tinjau Kampung Lalu-lintas Steril Covid-19, Ini yang Disampaikan Kasatlantas

Surabaya, (afederasi.com) – Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Tjandra mendatangi kampung disiplin lalu-lintas Covid-19 di Kelurahan Jemurwonosari, Kecamatan Wonocolo Selasa (18/8/2020).

Kampung tertib lalu-lintas yang merupakan bagian dari kampung tangguh semeru ini merupakan salah satu bentuk pencegahan penyebaran Covid-19 dengan metode rambu-rambu lalu lintas.

“Ini adalah salah satu inovasi untuk menumbuhkan lagi kesadaran masyarakat dimasa pandemi Covid-19,” kata Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Tjandra.

Teddy mengungkapkan, kampung tertib lalu lintas ini sebenarnya juga bagian dari kampung tangguh semeru yang merupakan program dari Kapolda Jatim. Selanjutnya, inovasi dikemas sedemikan rupa oleh warga sebagai bentuk pencegahan penyebaran Coid-19.

“Ide ini patut diapresiasi, karena membuktikan masyarakat masih peduli dan konsisten mencegah penyebaran Covid-19,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut lanjut Teddy, pihaknya juga membagikan masker merah-putih kepada pengguna jalan raya di hari Kemerdekaan HUT Republik Indonesia ke-75. Selain itu juga menghimbau kepada masyarakat serta warga surabaya, untuk selalu memakai masker sebagai pencegahan penyebaran Covid-19.

Seperti yang diketahui, ide ini muncul pertama kali kampung lalu-lintas Steril Covid19 ini di prakarsai oleh warga setempat yakni Achmad Ali. Ketika itu, ada warga Wonocolo yang terpapar Covid-19 hingga meninggal. Sehingga akhirnya ia berpikir bagaimana agar Covid-19 tidak lagi menyerang warga yang lain.

Baca Juga  Simpan Sabu dan Pil Ekstasi, Warga Sememi Baru Mendekam di Jeruji Besi

Berkat dukungan masyarakat, akhirnya terciptalah gagasan untuk membangun kampung lalu-lintas steril Covid-19 ini. Bahkan, di kampung Wonocolo RT 5 RW 3 ini juga ada area edukasi bagi warga, ini untuk mengetahui apa saja bahaya dari Covid-19 dan bagaimana pencegahannya.

“Area edukasi seputar informasi lalu-lintas Covid-19 juga kita sediakan. Jadi warga tahu perkembangan seputar covid dan bahaya covid,” kata Achmad Ali. (al/yp)

News Feed