oleh

Tinggal Tiga Bulan, Penerimaan Pajak Daerah 2020 Masih Kurang Rp 100,6 Miliar

Tulungagung, (afederasi.com) – Realisasi penerimaan pajak daerah hingga awal bulan Oktober tahun ini tercatat Rp 345,4 miliar atau 80 persen dari target. Artinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) harus mengumpulkan pajak sebesar Rp 100.6 miliar untuk memenuhi target yakni sebesar Rp 446 miliar.

“Sampai awal Oktober ini target pajak sudah sampai 80 persen, kita tetap optimis hingga akhir tahun 2020 akan tercapai 100 persen,” ungkap Kepala Bapenda Endah Inawati kepada afederasi.com, Senin (5/10/2020).

Endah menjelaskan, pada tahun 2020 ini pajak daerah dipatok sekitar Rp 446 miliar, Dari sekian potensi sektor pajak, belum sepenuhnya terealisasikan. Pihaknya tidak memungkiri pelambatan ini dipengaruhi pandemi Covid-19.

“Jika diprosentase, sekitar 20 persen pajak yang belum terealisasikan,” jelasnya.

Masih menurut Endah, pajak daerah yang dikelola oleh Bapenda Tulungagung terdiri dari 11 sektor. Yakni pajak reklame, pajak air tanah, pajak hotel, pajak hiburan, pajak mineral bukan logam, pajak restoran, pajak sarang walet, pajak penerangan jalan, pajak parker, pajak BPHTP (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) dan pajak bumi dan bangunan (PBB).

Baca Juga  Diduga Depresi, Seorang Kakek Nekat Ceburkan Diri ke Dalam Sumur

“Dari semua sektor, yang paling drop itu hiburan,” katanya.

Menurutnya, prosentase pencapaian masih diangka 66 persen. Adapun penyebabnya karena banyak pengelola usaha yang tutup karena pandemi Covid-19.

“Ada juga yang disebabkan karena jam malam,” ungkapnya.

Sedangkan pencapaian yang paling tinggi lanjut Endah, yakni itu sektor restoran. Sampai awal bulan Oktober ini, target pajaknya sudah mencapai 125 persen dari target awal.

Sedangkan sektor yang bisa memacu pertumbuhan paling tinggi yakni di Pantai Gemah. Sebab, dalam dua bulan terakhir ini setiap satu minggu tidak kurang dari 35 ribu pengunjung. (is/yp)

News Feed