oleh

Tiga Pelaku Penganiayaan dan Pembakaran Pemuda Trenggalek Dibekuk, Dua pelaku Lain Masih Buron

Trenggalek, (afederasi.com) – Tiga pemuda yang diduga sebagai pelaku penganiayaan dan pembakaran terhadap pemuda di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek pada Selasa (26/5/2020) dini hari, kini telah dibekuk oleh jajaran Satreskrim Polres Trenggalek setelah lima jam pasca kejadian. Sedangkan dua pelaku lainnya kini masih buron.

“Untuk ketiga pelaku adalah JK, AS dan R. Sedangkan dua pelaku lain yang masih buron adalah BM dan WN. Para pelaku ini diamankan lima jam pascakejadian dan kini telah ditetapkan sebagai tersangka,” ungkap Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, Rabu (27/5/2020).

Calvijn mengatakan dari kejadian tersebut ada tiga orang yang menjadi korban yakni IDN, NV dan YY. Dari ketiga korban ini, NV yang mengalami luka bakar cukup serius dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Sedangkan yang lain tidak apa-apa.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap ketiga pelaku. Dari hasil pemeriksaan para pelaku mengakui seluruh perbuatannya. Hal tersebut juga dikuatkan dengan keterangan para saksi lain yang ada di lokasi kejadian,” katanya.

Baca Juga  Polisi Bekuk Tiga Pelaku Pengeroyokan

Kejadian penganiayaan secara beramai-ramai disertai pembakaran itu terjadi pada Selasa (26/5/2020) dini hari. Diwaktu itu korban dan beberapa rekannya melintas di kawasan jalan kampung di Dusun Pojok, Desa Ngrayung, Kecamatan Gandusari, Trenggalek.

Diwaktu yang bersamaan, romobongan korban berpapasan dengan kelompok pelaku hingga terjadi pengejaran.

“Saat dilakukan pengejaran itu salah satu sepeda motor korban terjatuh, sehingga korban diinterogasi oleh pelaku, terkait tujuan kedatangannya di kawasan tersebut,” ujarnya.

Karena jawaban korban tidak memuaskan, para pelaku akhirnya melakukan penggeledahan dan membuka paksa telepon genggam milik korban IDN.

Ketika telepon genggam terbuka, salah satu pelaku membuka grup WhatsApp di HP IDN dan menemukan nomor telepon korban NV.

Selanjutnya pelaku memancing korban NV agar datang ke lokasi dengan mengirimkan pesan, seolah-olah IDN kehabisan bensin.

“Karena tidak kunjung di respons oleh NV, akhirnya pelaku memberikan HP tersebut kepada korban yang di lokasi untuk menelepon NV agar datang ke lokasi dengan membawa bensin. Korban IDN ini telepon kepada korban NV dibawah tekanan para pelaku,” katanya.

Baca Juga  Gara-gara Miras, Dua Pemuda Ini Terancam 9 Tahun Kurungan Penjara

Tidak berselang kemudian, NV dan beberapa rekannya tiba di lokasi kejadian sambil membawa dua botol bensin. Namun, rupanya di lokasi telah ada kelompok pelaku yang menunggu.

“Akhirnya terjadilah pengeroyokan, dan saat itu pelaku mengambil bensin yang dibawa korban dan menyiramkan ke tubuh NV, selanjutnya pelaku menyulut dengan korek gas,” imbuhnya.

Akibatnya, api langsung menyambar tubuh korban hingga mengalami luka bakar cukup serius. Mengetahui korban terbakar para pelaku dan rekannya melarikan diri.

Selanjutnya korban pembakaran, NV akhirnya di tolong oleh polisi dan rekannya dan dilarikan ke RSUD dr Soedomo Trenggalek guna mendapatkan penanganan medis.

Atas kejadian itu para pelaku kini ditahan di Mapolres Trenggalek dan bakal dijerat pasal 170, 451, 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 penjara.

“Kami mengimbau kepada seluruh pihak, kami minta untuk menahan diri. Serahkan proses hukum ini kepada kami. Jaga kondusifitas Trenggalek,” pungkasnya. (an)

News Feed