oleh

Tekan Penyebaran Covid-19, Tim Gabungan Buru Pelanggar Prokes

Trenggalek, (afederasi.com) – Kepolisian Resor (polres) Trenggalek bersama tiga pilar kembali turun ke jalan untuk memburu pelanggar protokol kesehatan (prokes). Hal ini sengaja dilakukan lantaran kesadaran masyarakat untuk menerapkan 3 M mulai mengendor.

Berdasarkan pantauan afederasi.com, giat ini dibagi menjadi dua tim yang terdiri dari personil gabungan. Masing-masing tim dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Doni Satria Sembiring dan Wakapolres Kompol Mujito.

Tim pertama menyasar warung kuliner disepanjang jalan Brigjen Soetran, Jalan Ronggo Warsito, jalan HOS Cokroaminoto, Pasar sore, jalan Panglima Sudirman hingga jalan RA Kartini.

Kemudian tim kedua, melakukan penertiban di area Jalan Soekarno-Hatta, stadion menak sopal, Kelutan hingga Salamrejo Kecamatan Karangan.

Sedangkan untuk wilayah kecamatan dialkukan oleh Polsek jajaran bersama koramil dan Satpol PP kecamatan dengan sasaran menyesuaikan lokasi masing-masing.

Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring yang memimpin langsung operasi tersebut mengatakan, ditengah pandemi yang masih berlangsung sampai hari ini, ketaatan disiplin protokol kesehatan (Prokes) masyarakat dirasakan mulai mengendor.

Menurutnya, diberbagai kesempatan masih banyak ditemukan warga yang abai menggunakan masker, baik dilingkungan sekitar maupun saat beraktivitas di luar rumah.

Kita pacu kembali semangat masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. Untuk kesehatan dan keselamatan kita bersama,” ungkapnya, Minggu (29/11/2020).

Perwira menengah alumni Akpol tahun 2000 ini menegaskan, pihaknya akan lebih mengintensifkan lagi penertiban dan Operasi Yustisi. Tujuannya agar masyarakat memahami bahwa virus berbahaya tersebut nyata dan tidak bisa diremehkan.

“Penularan yang sedemikian cepat, harus diantisipasi sedini mungkin dengan konsisten menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sehingga Kabupaten Trenggalek yang saat ini masuk zona oranye dapat kembali ke zona kuning bahkan zona hijau,” tuturnya.

Untuk mewujudkan harapan itu lanjut AKBP Doni, perlu gotong royong dan komitmen kuat dari semua elemen masyarakat. Agar Kabupaten Trenggalek bisa terbebas dari virus berbahaya tersebut.

“Kepada petugas dan stakeholder, jangan pernah lelah mengingatkan dan menegur masyarakat agar selalu patuh protokol kesehatan. Mari bersama kita gugah kesadaran warga untuk mematuhi Prokes,” pungkasnya. (pb/yp)

News Feed