oleh

Tak Terima Ditegur, Pria Ini Tikam Majikan dengan Pisau Dapur

Surabaya, (afederasi.com) –  Perilaku MI (23) warga Kelurahan Pradah Kalikendal ini tak patut ditiru. Pasalnya, ia tega menikam majikannya yakni I Putu (44) dengan pisau dapur  hanya karena sakit hati setelah ditegur.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian di Homestay Paragon lantai 3 tersebut. Namun korban mengalami luka cukup parah pada bagian kepala sebelah kiri, pipi sebelah kiri, telapak tangan, dan di beberapa bagian punggung.

Kapolsek Mulyorejo Kompol Enny Prihatin mengatakan, penganiayaan tersebut bermula saat pelaku sedang mengerjakan pekerjaannya yakni meng-upload data-data tentang lowongan pekerjaan di akun facebook sekitar pukul 23.00 WIB. Selanjutnya sekitar pukul 24.00 WIB, saat pelaku hendak beristirahat namun korban tiba-tiba marah lantaran pekerjaannya salah.

“Karena salah, akhirnya pelaku memperbaiki data-data untuk diupload hingga pukul 02.00 WIB,” imbuhnya.

Setelah itu lanjut Enny, pelaku hendak istirahat dan duduk disebelah korban yang dalam keadaan tidur. Namun, saat itu pelaku teringat kata-kata korban sewaktu marah hingga timbulah niatnya untuk membunuh korban dengan pisau dapur.

Baca Juga  Pelayanan Pasar Atom Surabaya Berubah, Begini Cara Belanja

“Pelaku mengambil pisau yang biasa untuk keperluan memasak di tempat sendok makan, setelah itu pisau disisipkan dibawah guling yang dipersiapkan untuk menikam korban,” jelasnya.

Enny melanjutkan, beberapa menit berselang pelaku langsung menikam bagian kepala korban terlebih dahulu. Karena kaget, korban langsung terbangun dan sempat melakukan perlawanan. Akan tetapi, tersangka terus menyerang korban dengan pisau tersebut.

“Korban akhirnya terjatuh dilantai dan tak berdaya. Pelaku mengira korban sudah meninggal dan akhirnya keluar dari kamar homestay,” ungkapnya.

Dalam keadaan terluka, korban mencoba meminta pertolongan dan didengar oleh penghuni homestay lainnya. Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit dr Soetomo Surabaya dan melaporkannya ke polisi.

“Berbekal keterangan sejumlah saksi, pelaku berhasil diamankan,” jelasnya.

Enny menambahkan, kini kasus tersebut masih dalam proses penyidikan. Petugas juga berupaya untuk melengkapi berkas-berkas pelaku untuk pelimpahan ke kejaksaan. (al/yp)

News Feed