oleh

Tahun 2020, Dana Hibah untuk LSM dan Ormas Capai Rp 1,2 Milyar

Tulungagung, (afederasi.com) – Pada tahun 2020 ini, puluhan Organisasi Kemasyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kota Marmer menerima bantuan dana hibah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020.

Berdasarkan data dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Tulungagung, dari 80 Ormas dan LSM yang mangajukan dana hibah hanya 52 yang disetujui, dengan jumlah anggaran yang disiapkan mencapai Rp 1,2 Milyar.

“Penerima bantuan dana hibah tiap tahunnya cenderung meningkat. Pada tahun 2020 ini ada 52 Ormas dan LSM yang memenuhi persyaratan dan mencairkan bantuan dana hibah,” kata Kepala Bakesbangpol Bambang Triono kepada afederasi.com.

Bambang mengungkapkan, pada tahun ini setidaknya ada 80 Ormas dan LSM yang mengajukan dana hibah. Namun setelah diverifikasi, ternyata hanya 52 yang memenuhi persyaratan.

“Akumulasi dana yang dikeluarkan sebesar Rp 1.185 juta,” imbuhnya.

Bambang melanjutkan, ditinjau dari Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang diterima, 52 Ormas dan LSM mengajukan bantuan dana hibah terbesar diangka Rp 60 juta, dan yang terkecil sekitar Rp 10 juta.

Baca Juga  Siap-siap, Penumpang KAJJ Wajib Rapid Tes

“Kalau total Ormas dan LSM yang ada di Tulungagung berjumlah 206. Namun yang aktif hanay 122,” terangnya.

Disinggung bagaimana persyaratan untuk mengajukan dana hibah tersebut, Bambang menjelaskan Ormas dan LSM harus sudah terdaftar di Kemenkumham. Kemudian, mengajukan RAB ke Bakesbangpol, lalu RAB akan diverifikasi oleh Tim verifikator dari pihak Bakesbangpol.

“Selanjutnya, Bakesbangpol akan menyetorkan hasil verifikasi tersebut ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD),” terangnya.

Bambang menambahkan, mengingat adanya wabah virus Covid-19, proses pencairan dana hibah baru bisa dilaksanakan dari bulan September sampai bulan Desember. Sedangkan untuk batas pengajuan bantuan dana tahun ini, akan berakhir pada bulan November mendatang.

“Untuk Ormas dan LSM yang ingin mengajukan bantuan dana hibah ditahun ini, akan kami tunggu sampai bulan November,” lanjutnya.

Bambang mengingatkan, dana hibah yang dikucurkan Pemerintah kepada Ormas dan LSM tidak bisa diberikan berturut-turut setiap tahunnya. Hal ini berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2018 tentang pedoman pemberian hibah dan bantuan sosial yang bersumber dari APBD.

Baca Juga  Risma : Pekerjaan yang Bersentuhan Langsung dengan Konsumen Diusahakan Dites Swab

“Sesuai Permendagri, Ormas dan LSM tidak boleh mengajukan Bantuan Dana Hibah setiap tahunnya,” tukasnya. (az/yp)

News Feed