oleh

Sudah Overload, TPA Segawe Tetap Dipakai

Tulungagung, (afederasi.com) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulungagung terpaksa masih memanfaatkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Segawe di Kecamatan Pagerwojo untuk penampungan sampah. Padahal, kondisi TPA setempat sudah overload.

“Dalam satu hari TPA Segawe menampung sekitar 100 ton sampah. Hal itulah yang membuat TPA seluas 5 hektar tersebut tidak mampu lagi untuk menampung sampah,” kata Kepala DLH Tulungagung Santoso melalui Kabid Tata Lingkungan TPA Makrus Manan.

Makrus mengungkapkan, jika kesadaran masyarakat untuk membuang sampah dan memilahnya masih kurang. Hal itu bisa dilihat saat berbelanja setiap harinya masih saja bergantung pada kantong kresek.

“Kalau mayarakat bisa memilah sampah dengan benar, mungkin saja bisa mengurangi potensi dari jumlah sampah. Sehingga sampah yang bisa dijadikan pupuk akan langsung terpakai kembali, tanpa menumpuk di TPA,”imbuhnya.

Menurut Makrus, permasalahan sampah saat ini bisa menjadi urusan bersama dan bisa saja dikendalikan bersama dengan masyarakat. Untuk pengendaliannya, masyarakat bisa menerapkan dengan tips TPS 3 R yakni tempat pengelolaan sampah dengan reuse, reduce dan recycle.

“Masyarakat bisa menerapkan dengan 3 cara, reduce yaitu menimbun sampah organik, reuse yakni memanfaatkan kembali sampah dan recycle yakni mendaur ulang sampah seperti menjadikan pupuk organik,” ungkapnya.

Baca Juga  Waspada, Saat Ini Waktunya Lengkapi Surat-surat saat Berkendara

Sementara itu, Makrus mengaku pemerintah telah menyiapkan lahan baru yang nantinya akan dibuat untuk TPA baru yang akan memuat lebih luas lagi dari area TPA Segawe. TPA baru itu nantinya akan di bangun di Desa Banyuurip Kecamatan Kalidawir dan mempunyai luas 50 hektar.

“Rencananya akan kita bangun pada tahun 2022 setelah perijinan selesai,”pungkasnya. (is/yp)

News Feed