oleh

Sok Akrab, Pria Paruh Baya Gelapkan Motor di Kota Marmer

Tulungagung, (afederasi.com) – Seorang pria asal Desa Tumpakoyot Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar ini harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, lelaki paruh baya yang berinisial SD (40) ini menggelapkan sepeda motor merk Honda Beat AG 3584 RCD milik Yusuf Bisri Musthofa (20) warga Desa Sumberagung Kecamatan Rejotangan.

Modusnya, tersangka ini berperilaku sok akrab hingga akhirnya korban terperdaya dan meminjamkan motornya.

“Tersangka berhasil diamankan pada Kamis (20/8/2020) sekitar pukul 15.00 WIB di pinggir jalan tak jauh dari rumahnya,” kata Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui Paur Humas Iptu Neny Sasongko.

Dijelaskan, kasus penipuan dan penggelapan tersebut terjadi pada Minggu (1/3/2020) yang lalu. Ketika itu, tersangka ini mendatangi korban di konter Asia Cell masuk Jalan Yos Sudarso Kelurahan Karangwaru Kecamatan Tulungagung.

“Ketika itu tersangka mengaku baru datang dari Kota Mojokerto, dan akan dijemput anaknya di Kecamatan Pucanglaban,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut lanjut Neny, tersangka ini terus mengajak berbincang korban tanpa menunjukkan gelagat yang mencurigakan. Hingga akhirnya, tersangka ini memberanikan diri untuk meminjam sepeda motor milik korban.

Baca Juga  Srempet Pejalan Kaki Hingga Tabrak Pick Up, Pemotor Tewas di Lokasi

“Tersangka meminjam motor ini untuk membeli makan di area simpang empat Gleduk,” jelasnya.

Neny melanjutkan, karena tidak ada kecurigaan akhirnya korban meminjamkan motor tersebut. Namun setelah ditunggu beberapa jam, tersangka ini tak kembali ke konter.

“Merasa dirugikan, akhirnya korban memilih melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tulungagung Kota,” imbuhnya.

Berbekal aduan tersebut petugas langsung melakukan serangkaian penyelidikan. Beruntung, sebelum kejadian korban sempat meminta nomor hp dan memfoto wajah tersangka.

“Setelah ditelusuri melalui media sosial facebook, ternyata ada yang mengenal wajah tersangka ini yang rumahnya di daerah Desa Tumpakoyot Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar,” jelasnya.

Tak mau kehilangan momentum, akhirnya petugas langsung menuju ke lokasi dan akhirnya tersangka berhasil diamankan.

“Polisi juga berhasil mengamankan sepeda motor yang digelapkan tersangka. Untuk mengelauhi petugas, tersangka juga sempat mengganti nomor polisi motor tersebut,” terangnya.

Kepada petugas, tersangka mengaku nekat membawa motor korban hanya untuk memilikinya.

Neny menambahkan, kini kasus tersebut masih dalam proses penyidikan. Petugas juga masih menelusuri apakah tersangka ini pernah menjalankan aksinya di TKP lain. Sebab, tersangka adalah seorang residivis atas kasus serupa.

Baca Juga  Hantam Pemotor Hingga Tewas, Pengemudi Pick Up Ditahan

“Atas perbuatannya, tersangka bakal dijerat dengan pasal 372 jo 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” pungkasnya. (yp)

News Feed