oleh

Simpan Konten Pornografi di Ponsel, Belasan Anak Terjaring OKP

Surabaya (afederasi.com) – Belasan anak di Kota Pahlawan terjaring razia Operasi Konten Pornografi (OKP). Pasalnya, mereka kedapatan menyimpan konten pornografi di ponselnya.

“Karena 18 anak ini menyimpan konten pornografi di ponselnya, terpaksa petugas mengamankannya untuk dilakukan pembinaan,”  kata Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto kepada afederasi.com, Sabtu (5/9/2020).

Eddy melanjutkan, OKP ini mulai dilaksanakan sejak Rabu (2/9/2020) lalu hingga hari ini. Sasarannya adalah anak-anak yang kepergok nongkrong di warung kopi, kafe, restoran, taman, dan fasilitas publik lainnya.

“Kadi kami tidak bergerak sendiri, namun melibatkan lintas instansi seperti dari Polrestabes Surabaya, Polres Tanjung Perak, Diskominfo, Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP5A), Dinas Sosial, dan BPB Linmas,” katanya.

Edy mengungkapkan, dengan adanya temuan tersebut pihaknya bersama jajaran DP5A langsung melakukan outreach (penjangkauan). Termasuk menelusuri keluarga yang bersangkutan.

“Kita akan dalami, latar belakang anak hingga tertarik menyimpan konten pornografi. Tujuannya untuk mengetahui proses treatmentnya,” ujarnya.

Edy menjelaskan, giat OKP ini untuk menyikapi adanya kekerasan seksual anak, baik anak sebagai objek maupun sebagai subjek atau pelaku. Harapannya, pemkot dapat meminimalisir kekerasan seksual anak itu dan bisa mengembalikan marwah anak.

Baca Juga  Sosialisasikan Inpres No 6 Tahun 2020, Risma Manfaatkan Sunmori dan Bagi-bagi Masker

“Kami ingin mengembalikan marwah anak sebagai seorang anak yang ceria, anak yang bahagia, dan anak pelajar yang menuntut ilmu,” kata Eddy.

Selain itu, Eddy menjelaskan bahwa dengan adanya belajar daring menggunakan handphone itu, memang harus dipikirkan pula cara untuk mengendalikannya. Terutama cara mencegahnya supaya anak-anak itu tidak membuka konten-konten terlarang seperti konten pornografi.

Eddy menambahkan, selama menggelar operasi, sudah ada beberapa anak-anak yang terjaring. Mereka yang tidak bersama orang tuanya langsung diamankan ke Markas Satpol PP Surabaya dan orang tuanya dipanggil. (dwd/yp).

News Feed