oleh

Sidang Paripurna, Penyampaian Nota Penjelasan Dua Raperda Inisiatif Bupati

Trenggalek, (afederasi.com) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek menggelar Sidang Paripurna bersama seluruh jajaran eksekutif, Jum’at (2/10/2020). Rapat paripurna tersebut membahas penyampaian nota penjelasan tentang Dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif Bupati.

Ketua DPRD Trenggalek Samsul Anam mengatakan, dalam agenda rapat paripurna ini ada dua Raperda yang disampaikan oleh Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Trenggalek.

Kedua Raperda tersebut adalah, Raperda penyertaan modal pada PDAM dan Perda penyertaan modal PT Jwalita Energi Lestari yang dahulu berbentuk koperasi kemudian sekarang akan dijadikan BUMD atau Perseroda.

“Penyertaan modal pada PDAM ini merupakan komitmen antara Pemerintah Pusat dan Daerah,” ungkapnya usai melaksanakan rapat paripurna.

Sedangkan prosesnya lanjut Samsul, Pemerintah Pusat akan mengganti Saluran Rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (RMBR) dengan akumulasi Perda penyertaan modal dengan anggaran Rp 3 milyar yang akan diganti oleh Pemerintah Pusat.

“Jadi ini ada program baru melalui APBN. Sehingga ini menjadi kesempatan untuk daerah,” terangnya.

Samsul juga menjelaskan, karena ini juga dalam masuk pembahasan KUA PPAS dan R-APBD, namun dipastikan bahwa penyertaan modal akan di mulai tahun 2021.

Baca Juga  DPRD Trenggalek gelar Paripurna Agenda dengarkan Pidato Kenegaraan

Sehingga Raperda ini menjadi persyaratan dari kementerian agar Perda bisa masuk pada 30 Oktober 2020.

“Kami harapkan agar teman-teman tetap semangat dan segera menyelesaikan Perda ini. Karena sebagai persyaratan untuk mendapatkannya,” pungkasnya. (pb/yp)

News Feed