oleh

Siap-siap, Penumpang KAJJ Wajib Rapid Tes

Tulungagung, (afederasi.com) – Stasiun kereta api (KA) Tulungagung akan segera meluncurkan layanan rapid tes di area stasiun. Rapid tes ini sebagai salah saru syarat administratif bagi warga yang hendak bepergian menggunakan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ).

“Rapid tes sebagai standar keamanan protokol kesehatan, sangat wajib bagi penumpang untuk tahu bahwa dirinya terbebas dari Covid-19,” kata Kepala Stasiun Tulungagung Erwin Kurniawan kepada afederasi.com, Senin (5/10/2020).

Erwin menjelaskan, rapid test ini wajib bagi semua penumpang Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ). Mereka juga bisa membawa hasil rapid test atau surat kesehatan dari puskesmas maupun rumah sakit (RS). Untuk syarat lain, suhu tidak lebih dari 37,3 derajat celcius, dan selalu menggunakan masker.

“Bagi penumpang yang jarak dekat cukup memakai masker dan baju lengan panjang,” katanya.

Untuk layanan rapid ini bisa digunakan khusus untuk penumpang yang mempunyai tiket KA jarak jauh yang sudah di booking terlebih dahulu.

“calon penumpang diperbolehkan melakukan rapid test beberapa hari sebelum keberangkatan. Namun sebaiknya calon penumpang melakukan rapid test sehari sebelum keberangkatan kereta, agar lebih efisien,” ujarnya.

Baca Juga  Sempat Ditutup Seminggu, Kantor Kecamatan Kedungwaru Kembali Dibuka

Adapun hasil rapid test ini bisa digunakan untuk naik kereta lebih dari sekali selama masih dalam masa berlaku yakni 14 hari.

Di sisi lain, jika calon penumpang memiliki hasil reaktif pada rapid test, maka tiket akan dikembalikan 100 persen. Untuk pengembalian tiket, pengguna dapat menukarkan tiket secara langsung di loket.

Erwin mengatakan, Stasiun Tulungagung termasuk dalam area daerah operasi (Daop) 7 yang meliputi, Stasiun Madiun, Kertosono, Blitar, Jombang, Nganjuk, dan Ngawi. Sementara ini, dari ketujuh stasiun tersebut yang sudah melaksanakan rapid test masih 4 stasiun, yaitu Stasiun Madiun, Blitar, Kertosono dan Jombang.

“Untuk Stasiun Tulungagung secepatnya, yang jelas saat ini sudah dalam tahap persiapan,” ungkapnya.

Erwin menambahkan, layanan rapid test di stasiun sudah termasuk surat keterangan hasil rapid test yang disertai dengan tanggal pelaksanaan pemeriksaan dan masa berlaku selama 14 hari. Untuk harga yang di patok di stasiun untuk rapid test sebesar Rp 85 ribu. (is/yp)

News Feed