oleh

Rumah Karaoke Kerkedok Hotel di Situbondo Terbakar

Situbondo, (afederasi.com) – Kebakaran hebat terjadi di tempat karaoke berkedok hotel dan cafe Ashika, di Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (13/1/2021).

Kebakaran ini diduga akibat hubungan arus pendek dari genset di gedung itu, diketahui jika sejak pagi kegiatan di tempat tersebut terpaksa menggunakan genset, lantaran ada pemadaman dari PLN sejak pagi.

“Yang terbakar ruang genset saja mas, karena itu dari pagi gensetnya hidup terus. Kemungkinan panas terus terjadi konsleting, sehingga menyebabkan percikan api,” tulis Kapolsek Banyugkugur, Iptu Supoyo melalui pesan aplikasi WhatsApp.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kebakaran terjadi sekira pukul 17.30 WIB, kali pertama diketahui oleh Soni, petugas sekurity setempat yang melihat ada kepulan asap hitam dari sisi selatan bangunan.

Dirinya kemudian memberitahukan kepada Beni, hingga keduanya akhirnya melakukan pengecekan dari sumber asap tadi yang diketahui berasal dari ruang genset.

Kepulan asap ini terus membesar hingga terjadi kobaran api,  pihak Asyika kemudian menghubungi petugas terkait termasuk pemadam kebakaran, hingga akhirnya beberapa menit kemudian petugas datang berhasil menjinakkan si jago merah.

Baca Juga  Enam Napi Korupsi Tak Diusulkan Dapat Remisi

Meski tidak sampai menyebabkan macet Insiden ini sempat menjadi perhatian pengguna jalan, lantaran posisi bangunan yang terbakar berada persis di pinggir jalan Pantura Probolinggo-Banyuwangi.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kondisi mesin genset rusak parah termasuk hangusnya ruang genset. Akibat peristiwa itu kerugian material ditaksir mencapai Rp70 jutaan.

“Korban jiwa nihil, hanya genset rusak parah dan bangunan di ruang genset itu, kerugian ditaksir 70 juta rupiah,” tulis Supoyo lagi.

Dair informasi yang dihimpun, Ashika sendiri sebenarnya hanya berkedok Hotel, resto dan cafe. Namun dalam prakteknya tempat itu menyediakan tempat karaoke, termasuk pemandu lagu hal Itu dibenarkan oleh sejumlah warga sekitar.

“Itu sebenarnya tempat karaoke mas, kalau hotel sama restonya gak ada, itu hanya kedok saja karena setahu kami ijinnya memang bukan tempat karaoke,” beber warga yang enggan disebutkan namanya.(fin/dn)

News Feed