oleh

Ribuan Botol Miras Berbagai Merk Dibuldozer

Tulungagung, (afederasi.com) –  Ribuan botol minuman keras (miras) berbagai merk senilai ratusan juta dimusnahkan di halaman Pemkab Tulungagung pada Kamis (10/9/2020) pagi. Pemusnahan tersebut dilakukan dengan cara dilindas buldozer.

Adapun rincian miras tersebut yakni 1.180 botol Ciu, 253 botol Bintang Kuntul, 350 botol Iceland, 475 botol Anggur Merah, 153 botol Vodka, 287 botol Alimy, 160 botol Prost, dan 225 botol Oplosan.

“Hari ini kami memusnahkan 3.183 botol miras berbagai merk hasil ungkapan setahun terakhir,” tegas Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia, Kamis (19/12/2019).

Pandia mengatakan, ribuan botol miras tersebut disita dari beberapa penjual yang tidak memiliki ijin edar selama beberapa bulan terakhir. Terungkapnya kasus tersebut juga merupakan peran aktif masyarakat yang memberikan informasi kepada petugas.

“Jadi kami tidak bekerja sendiri, informasi dari masyarakat juga sangat membantu dalam pemberantasan miras ini,” katanya.

Pandia melanjutkan, pemberantasan peredaran miras tanpa ijin edar ini merupakan salah satu yang konsen yang menjadi prioritasnya. Sebab, dampak yang ditimbulkan seseorang ketika mengkonsumsi miras cukup besar, yakni bisa memicu tindak kejahatan. Mereka akan lebih agresif dan nekat ketika bertindak tanpa memikirkan akibat yang ditimbulkan.

Baca Juga  Perhatian, Satlantas Bakal Catat Riwayat Pelanggar Lalu lintas di Kota Marmer

“Banyak tindak kejahatan yang diawali setelah menenggak miras,” terangnya.

Masih menurut Pandia, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar pro aktif dalam memberantas peredaran miras. Terlebih, dalam Perda juga disebutkan bahwa Pemkab Tulungagung menolak keras peredaran miras tanpa ijin edar.

“Untuk menyongsong Indonesia emas pada tahun 2045, kita siapkan generasi penerus mulai saat ini. Jangan sampai mereka mengenal miras dan narkoba,” pungkasnya.

Sementara itu Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo mengatakan, pemusnahan ribuan miras ini adalah upaya yang bagus sebagai langkah untuk melenyapkan miras di Tulungagung. Sebab, warga Tulungagung menghendaki daerah yang aman, dan kondusif.

“Sebagai kepala daerah, tentu kami akan memerintahkan Satpol PP untuk meningkatkan razia miras,” tukasnya. (yp)

News Feed