oleh

Resmi, Hipakad Jatim Menjadi Kepanjangan Tangan BNNP untuk Perangi Narkoba

Surabaya, (afederasi.com) – Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat (Hipakad) Jawa Timur (Jatim) akhirnya mendapatkan pin relawan untuk menanggulangi peredaran narkoba.

Artinya, organisasi bergambar burung garuda dalam perisai segilima tersebut resmi menjadi kepanjangan tangan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim untuk memerangi narkoba.

Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Bambang Priyambadha mengatakan, kegiatan kali ini bentuk tindaklanjut kerjasama Hipakad dengan BNN dengan mengadakan pelatihan dalam rangka membentuk satuan relawan.

“Relawan ini sebagai kepanjangan tangan dari BNN diwilayah untuk meneruskan edukasi tentang bahaya narkoba kepada masyarakat. Baik di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat,” katanya.

Menurut Bambang, para relawan ini nantinya akan melakukan sosialisasi dan berkoordinasi dengan BNN kabupaten/kota.

“Mereka sudah mendapatkan PIN Relawan,” terangnya.

Menurut dia, didalam masyarakat itu terdapat berbagai macam organisasi. Sehingga organisasi ini perlu dirangkul di bidang pemberdayaan masyarakat, salah satunya Hipakad Jatim.

“Tugasnya nanti memberikan penyuluhan bahaya narkoba dan kami akan melatihnya,” jelasnya.

Pada kesempatan sama, Ketua DPD Hipakad Jatim Priyo Effendi mengatakan, Hipakad Jatim berkomitmen dalam membantu BNN untuk memerangi narkoba.

Baca Juga  Terpapar Covid-19 disertai Komorbid, Perawat RS Unair Meninggal Dunia

“Adanya relawan ini membuat suatu pengamanan dan dampak positif bagi masyarakat yang ada di seluruh Indonesia, khususnya di Jawa Timur,” katanya.

Sebelum melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait bahaya narkoba, lanjut Priyo, anggota terlebih dahulu harus bebas dari narkoba. Bahkan, ia menegaskan jikalau ada anggota yang menggunakan narkoba, tidak segan memberhentikan dan memproses secara hukum.

“Hipakad harus betul-betul disterilkan. Jikalau ada anggotanya yang memakai narkoba, Hipakad tidak segan-segan memecat dan memberhentikan sebagai anggota dan sanksi serta memroses ke pihak kepolisian,” tutup  Priyo. (al/yp)

News Feed