oleh

Puluhan Tahanan Dipindah, Terapkan Prokes

Surabaya, (afederasi.com) – Sebanyak enam puluh tahanan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak dipindah ke Rutan Klas 1 Medaeng Surabaya. Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Pemasyarakatan, penerimaan tahanan baru wajib menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Plh Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Klas 1 Medaeng Surabaya Sukarna Trisna Atmaja menjelaskan, Sesuai SE nomor PAS-20.PR.01.01 Tahun 2020, setiap penerimaan tahanan baru wajib menerapkan prokes mulai dari proses masuk sampai pada proses penempatannya di blok hunian Lapas.

“Di Rutan Medaeng sampai saat ini masih tetap menerapkan protokol kesehatan, termasuk tahanan yang masuk harus dilengkapi hasil rapid Covid-19 dan dinyatakan tidak terinfeksi (non reaktif),” jelasnya.

Trisna melanjutkan, napi baru inipun harus menjalani isolasi mandiri di tahanan secara terpisah selama 14 hari. Kemudian dipindahkan ke blok-blok tahanan yang ada.

“Saat memasuki area blok hunian, setiap tahanan akan dicek suhu tubuhnya, diharuskan mengenakan masker, masuk boks strerilisasi, disetrilkan barang bawaannya, dicek kembali kesehatannya dan semua itu dilakukan oleh petugas khusus dengan mengenakan pakaian khusus berupa APD,” ungkapnya.

Baca Juga  Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Razia Serentak, Ini Hasilnya

Disisi lain, Plh Kepala Rutan Klas 1 Surabaya Wahyu Indarto, menjelaskan bahwa Rutan Surabaya selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian, kejaksaan maupun pengadilan dalam rangka penentuan waktu masuknya tahanan baru. Sebab didasarkan pada kesiapan kamar isolasi di rutan. (al/yp)

News Feed