oleh

Pria Bertato Hanoman Ditemukan Tewas di Pinggir Sungai Brantas

Tulungagung, (afederasi.com) – Seorang pria yang memiliki tato bergambar Hanoman di dadanya ditemukan tewas di pinggir aliran Sungai Brantas masuk Desa Banjarsari Kecamatan Ngantru  pada  Jum’at (4/9/2020) pagi.

Identitas korban baru diketahui setelah petugas Inafis dan tim medis dari RSUD dr Iskak mengevevakuasi korban. Pada tas yang menempel di tubuhnya, ditemukan KTP atas nama I Gede KomangSuastika (45) warga Banjar Dinas Tengah masuk Desa Kukuh Kecamatan Marga Kabupaten Tabanan Provinsi Bali.

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui Paur Humas Iptu Neni Sasonggko mengatakan, korban ini pertama kali ditemukan oleh warga sekitar yang hendak buang air besar ke Sungai Brantas. Ketika itu, saksi mencurigai sesosok benda yang telungkup di kubangan air menyerupai orang.

“Setelah dicek, ternyata benda tersebut adalah manusia yang sudah dalam keadaan meninggal dunia,” katanya.

Mengetahui itu lanjut Neni, saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa dan diteruskan ke polsek setempat. Setibanya petugas, korban langsung dievakuasi dan divisum luar.

Baca Juga  Menuju New Normal, Polres Resmikan Bus Tangguh Semeru

“Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban, selanjutnya korban langsung dibawa ke RSUD dr Iskak,” imbuhnya.

Neni melanjutkan, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kepolisian Resor (Polres) Tabanan Bali. Harapannya, bila memang korban berasal dari alamat yang tertera pada KTP, maka keluarga bisa mengetahuinya.

“Karena disini belum ada laporan kehilangan orang,” terangnya.

Masih menurut Neni, selain KTP, korban juga membawa sejumlah pakaian di dalam tasnya. Adapun ciri-ciri fisiknya, korban memiliki tinggi sekitar 162 cm, kulit sawo matang, rambut lurus sedang, memakai celana panjang warna terang, dan memakai baju corak garis-garis.

“Pada dadanya juga ada tato bergambar Hanoman,” jelasnya.

Neni menambahkan, diperkirakan korban ini meninggal sekitar dua hari yang lalu serta kemungkinan, lokasi penemuan ini bukanlah tempat awal korban saat meninggal.

“Kemungkinan korban ini terbawa arus, lalu berhenti di TKP atau kubangan air,” tukasnya. (yp)

News Feed