oleh

Potensi Tsunami 20 Meter, Nelayan Pantai Popoh Tetap Melaut

Tulungagung, (afederasi.com) – Penelitian Institut Teknologi Bandung (ITB) yang mengatakan adanya potensi tsunami setinggi 20 meter di pantai pesisir pantai selatan ternyata tidak membuat nelayan di Pantai Popoh Kecamatan Besuki berhenti melaut. Namun demikian mereka juga meningkatkan kewaspadaan.

Salah satu nelayan di Pantai Popoh Bedung (43) mengatakan, dirinya juga sudah mendengar informasi adanya potensi tsunami setinggi 20 meter di pesisir pantai selatan. Namun demikian, ia bersama teman-temannya tetap memilih melaut, meskipun dalam hati kecilnya juga ada kekawatiran.

“Kita tetap waspada mas, namun selagi masih ada ikan di laut, kami akan tetap melaut,” ucapnya kepada afederasi.com, Rabu (7/10/2020).

Bedung melanjutkan, keputusan tersebut diambil bukan tanpa alasan. Sebab, selama ini untuk menghidupi keluarganya ia hanya mengandalkan dari hasil tangkapan ikan.

“Kalau tidak melaut, kemana lagi saya mencari uang, bisanya juga cuma ke laut,” ucap Bedung sambil menarik nafas dalam.

Bedung menambahkan, ia bersama nelayan yang lain hanya bisa pasrah. Menurutnya, selama belum ada peringatan dari pemerintah, ia akan tetap melaut.

Baca Juga  Berkunjung ke Trenggalek, Purwo Cahyoko Sosialisasikan Tagar Hidup 100 Persen

Sementaraitu Camat Besuki Sutrisno mengatakan, pasca mendengar informasi hasil riset dari ITB tersebut pihaknya semakin intens melakukan pengawasan gelombang ombak. Menurutnya, di wilayah Kecamatan Besuki setidaknya lebih dari 4.319 jumlah penduduk  yang berprofesi sebagai nelayan.

“Saat ini pantai yang terbentang di wilayah Kecamatan Besuki, masih dalam kondisi aman,” ucapnya.

Sutrisno melanjutkan, mengingat terjadinya bencana alam yang tidak bisa dikendalikan, pihaknya tetap menghimbau warga untuk tetap waspada. Ia juga tidak memungkiri ada sebagian warga yang sudah mengevakuasi barang-barang berharga ke daerah yang lebih aman.

“Meski tetap melaut, semuanya meningkatkan kewaspadaan,” ungkapnya.

Sutrisno menambahkan, di wilayah Besuki memiliki 4 alat Early Warning System (EWS) dan semuanya masih berfungsi dengan baik. Titik letak EWS berada di Pantai Popoh, Pantai Sidem, Niama dan di Pantai Gemah.

“Semua EWS yang tersebar 4 titik di wilayah besuki masih berfungsi dengan baik,” tukasnya. (az/yp)

News Feed