oleh

Polres Tulungagung Bangun Masjid Baru Senilai Rp 1 Miliar

Tulungagung, (afederasi.com) – Kepolisian Resor (Polres) Tulungagung mulai membangun masjid baru di area Mapolres pada Sabtu (27/6/2020).

Masjid yang diprediksi menelan biaya sekitar Rp 1 Miliar ini nantinya menggantikan Mushola Baitul Iman yang kurang representatif karena hanya sedikit menampung jamaah.

Diperkirakan, pembangunan masjid yang diberi nama Al Hafifdz ini membutuhkan waktu selama enam bulan.

Berdasarkan pantauan afederasi.com, peletakan batu pertama ini dilakukan oleh Bupati Maryoto Bhirowo, Ketua DPRD Marsono, Kapolres AKBP Eva Guna Pandia, dan Kasdim 0807 Mayor Inf Muji Wahono. Serta disaksikan perwakilan dari FKUB, MUI hingga tokoh agama, dan beberapa pengusaha yang menjadi donatur.

“Masjid ini nantinya diberi nama Al Hafidz yang artiya pemelihara atau pelindung,” kata Kapolres AKBP Eva Guna Pandia.

Pandia mengatakan, pembangunan masjid baru ini dilatar belakangi karena mushola yang sudah ada saat ini dinilai tidak lagi representatif. Sebab, saat digunakan aktivitas ibadah tidak banyak menampung jamaah. Terlebih, saat ini tengah mewabah Covid-19 yang harus menjaga jarak.

Baca Juga  TPS Pasar Ngunut Dibidik Pidkor Polda Jatim ?

“Masjid yang baru ini nanti berukuran 15 meter x 26 meter. Jadi lebih luas dan bisa menampung lebih banyak jamaah,” terangnya.

Selain itu lanjut Pandia, sebelum menjabat menjadi kapolres, dirinya pernah berniat ingin membangun masjid ketika menjadi kapolres. Dan saat menjabat Kapolres Tulungagung, ini merupakan momen yang tepat untuk mewujudkan cita-citanya.

“Diperkirakan pembangunan masjid ini membutuhkan biaya sebesar Rp 1 Milyar, dan alhamdulilah uangnya sudah ada dari bantuan teman-teman pengusaha,” katanya.

Adapun lokasinya lanjut Pandia, masjid baru ini ditempatkan di sisi paling timur halaman Mapolres, yakni yang saat ini digunakan untuk lapangan tenis. Sedangkan bagi anggota yang ingin berolahraga, bisa menggunakan tempat yang lain. Kemudian untuk mushola yang lama, bisa dipakai untuk kantor.

“Kalau ingin bermain tenis kan bisa di pendopo,” candanya.

Pandia berharap, dengan adanya masjid yang baru ini bisa mempermudah anggotanya untuk beribadah tanpa meninggalkan lokasi Mapolres saat bertugas. Pihaknya juga berharap, dengan sarana ibadah yang memadai setidaknya dapat meningkatkan keimanan dan kinerja anggota.

Baca Juga  Simpan Sabu Dalam Helm, Sopir Angkut Gurame Diciduk Polisi

Sementara itu Bupati Maryoto Bhirowo mengapresiasi inisiatif kapolres untuk membangun masjid baru ini. Pihaknya juga berharap, dengan masjid baru ini bisa meningkatkan kualitas iman, dan etos kerja anggota Polri. (yp).

News Feed