oleh

Polisi Amankan Pelaku Penganiayaan, Hingga Korban Meninggal

Papua, (afederasi.com) – Jajaran Polres Mappi berhasil menangkap Cosmas Bandaimu (29) warga Kampung Rayam Distrik Obaa Kabupaten Mappi, pada Senin (12/10/2020) siang ketika berada di rumahnya. Penangkapan terhadap Cosmas ini dilakukan karena dia diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap Yakobus Nariari (24) warga Kampung Enem Distrik Obaa Kabupaten Mappi hingga meninggal dunia.

Penangkapan terhadap Cosmas sempat mendapat perlawanan dari warga sekitar. Sebelumnya sekira pukul 11.30 WIT, tim mulai bergeser dari pelabuhan Misi menuju Kampung Rayam dengan menggunakan transportasi Speed Boat.

Setibanya dilokasi Kampung Rayam, petugas memberikan pemahaman maksud dan tujuan kedatangan mereka. Serta pemahaman kepada seluruh warga dengan menjelaskan kronologis singkat atas kejadian yang mengakibatkan korban Yakobus Nariari meninggal dunia dan pengrusakan terhadap rumah befak milik warga di Kompleks Rayam.

Ketika petugas menyampaikan tujuan kepada warga, ada salah satu warga yang mewakili keluarga pelaku memohon kepada pihak Kepolsian agar bisa memfasilitasi pertemuan antara ketiga kampung yang bertikai untuk diselesaikan secara hokum.

Baca Juga  Polisi Selidiki Pelaku Penganiayaan Terhadap Pengendara Motor

Sehingga tidak terjadi aksi balas dendam antar kampong. Hal ini agar masyarakat dapat melakukan aktifitas perekonomian seperti biasa. “Kami mengharapkan perhatian dari pemerintah daerah untuk bisa memberikan bantuan guna perbaikan rumah befak yang dirusak oleh massa,” ungkap salah satu warga.

Seusai dilakukan negosiasi antar petugas dengan warga, sekira pukul 12.30 WIT, masyarakat menyerahkan pelaku Cosmas Bandaimu kepada pihak Kepolisian untuk selanjutnya dibawa ke Mapolres Mappi guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Saat ini pelaku telah diamankan di Rutan Mapolres Mappi guna proses hukum lebih lanjut,” ungkap Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal, Senin (12/10/2020).

Sekedar diketahui bahwa kejadian ini berawal, pada hari Minggu (11/10/2020) sekira pukul 00.15 WIT, dimana saat itu kedua pelaku Lazarus Jimi Bandaimu (21) dan Cosmas Bandaimu (29) warga Kampung Rayam Distrik Obaa Kabupaten Mappi.

Sedang dalam keadaan terpengaruh minuman keras, melihat keberadaan korban Yakobus Nariari turun dari arah Jalan Raya menuju ke perumahan Kompleks Rayam dan melompati dinding rumah.

Baca Juga  Tiga Pelaku Penganiayaan dan Pembakaran Pemuda Trenggalek Dibekuk, Dua pelaku Lain Masih Buron

Pelaku kemudian menanyai maksud dan tujuan korban melompati dinding. Karena merasa tidak puas dengan jawaban korban, pelaku kemudian melakukan penganiayaan terhadap korban hingga korban terjatuh dan tidak sadarkan diri. Melihat hal tersebut, kedua pelaku kemudian melarikan diri.

“Atas kejadian itu kedua pelaku dapat dijerat dengan pasal 170 Ayat (3) KHUP tentang penganiayaan secara bersama – sama, dan pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseoarang diacaman dengan hukuman penjara paling lama tujuh tahun,” pungkasnya.(cal/dn)

News Feed