oleh

Pencairan THR ASN Tunggu PP

Tulungagung, (afederasi.com) – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tulungagung menyebutkan hingga kini pihaknya belum dapat mencairkan tunjangan hari raya (THR) bagi ASN. Mengingat peraturan pemerintah (PP) terkait kebijakan tersebut belum juga terbit.

“Karena dana THR itu dari Pemerintah Pusat, maka pencairannya harus menunggu PP turun terlebih dahulu,” ungkap Kepala BPKAD Kabupaten Tulungagung, Johanes Bagus Kuncoro

Bagus memastikan, nantinya jika PP sudah turun, seluruh ASN di lingkup pemkab Tulungagung dapat menerima THR. Nantinya dana dari pemerintah pusat akan ditransfer melalui organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing, untuk selanjutnya diterima oleh ASN melalui rekening masing-masing.

Disinggung mengenai anggaran dana THR, Bagus memperkirakan, sekitar 10 ribu pegawai di lingkup jajaran pemkab Tulungagung akan menerima THR. Namun jumlah tersebut masih dapat berubah. Untuk itu diperlukan dana sekitar Rp 47 miliar (M).

Nilai tersebut adalah besaran gaji yang harus dibayarkan setiap bulan untuk seluruh ASN dan pejabat negara di Kabupaten Tulungagung. Ini meliputi gaji pokok hingga tunjangan-tunjangan yang melekat pada jabatan pegawai.

Baca Juga  Bupati Buka Puncak Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong KE XVI Kabupaten Tulungagung 2019

Kendati demikian, sampai saat ini pihaknya belum dapat memastikan apakah semuanya akan menerima THR atau tidak. Salah satunya seperti pegawai yang masih berstatus calon pegawai negeri sipil (CPNS) atau tenaga honorer.

“Itulah kenapa kami menunggu PP, karena didalamnya akan disebutkan siapa saja yang akan menerima dan besaran yang diterima berapa,” ujarnya.

Mengenai komponen THR, Bagus mengatakan, setiap tahunnya komponen THR tidak sama. Namun jika berkaca pada penerimaan tahun-tahun sebelumnya, THR berisi gaji pokok dan sejumlah tunjangan.

Seperti pada tahun 2019 lalu ada kebijakan pembebasan pajak penghasilan. Artinya, pajak penghasilan ASN dibebankan kepada daerah untuk pembayarannya. Sementara pada tahun 2020 lalu beberapa kelompok tertentu tidak menerima jatah THR seperti sebelumnya. Seperti pejabat eselon I dan II serta pejabat negara.

Sementara itu, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo membenarkan jika pencairan THR bagi ASN masih harus menunggu PP terbit. Jika berkaca pada tahun lalu, THR cair pada H-9 lebaran. L

“Sekarang kan masih belum ada H-9 lebaran. Jadi ditunggu saja PPnya terbit, tahun lalu cairnya H-9 lebaran,”ungkapnya.

Baca Juga  Seorang Pemancing Dilaporkan Hilang Tersapu Ombak Pantai Kedung Tumpang

Seperti diketahui, disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani dan Menteri koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, pencairan THR akan dilakukan bertahap. Mulai H-10 sampai H-5 lebaran. (rra/dn)

News Feed