oleh

Pemkot Wacanakan Tes Swab bagi Warga yang Pulang ke Surabaya

Surabaya (afederasi.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, bakal memberlakukan test swab bagi warganya yang akan pulang lagi ke Kota Pahlawan setelah melakukan perjalanan ke luar daerah selama 7 hari beruntun. Hal ini dilakukan untuk melindungi dan memastikan mereka tidak tertular Covid-19.

“Bagi warga yang baru melakukan perjalanan dari luar kota selama 7 hari berturut-turut, kami telah menyediakan sarana test swab gratis di puskesmas dan Laboraturium Kesehatan Daerah,” kata Wakil Sekertaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya Irvan Widyanto, Sabtu (12/9/2020).

Irvan melanjutkan, untuk warga pendatang yang akan tinggal dalam kurun waktu 3 hari atau lebih, juga diharuskan menunjukkan bukti swab. Ia mencontohkan warga dari luar kota yang hendak kos atau menginap selama 3 hari atau lebih di Surabaya supaya menjamin sendiri kesehatannya. Namun, bagi warga daerah aglomerasi Kota Surabaya tidak perlu menunjukkan hasil tes swab.

“Peraturan baru ini juga mengacu pada Perwali No 33 Tahun 2020 Surabaya,” ujarnya.

Irvan mengatakan, pengecekan hasil swab pendatang ataupun warga Surabaya sendiri akan melibatkan pihak-pihak terkait, seperti RT/RW, pemilik kos, hingga apartment. Mereka diharapkan melaporkan kepada petugas, saat menemukan ada warga yang tidak memiliki hasil swab untuk kemudian langsung dilakukan operasi yustisi.

“Ketika kita temukan hasilnya positif, untuk warga Surabaya maka akan diajak untuk isolasi di Hotel Asrama Haji (HAH), tapi ketika misalnya tempat layak untuk isolasi biar dia isolasi mandiri,” kata Irvan.

Kendati demikian lanjut Irvan, peraturan ini akan berlaku ketika Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini telah membubuhkan tanda tangannya di surat edaran.

“Untuk (warga) luar kota, kita akan melakukan koordinasi dengan gugus tugas provinsi untuk swab dan isolasi,” pungkas Irvan. (dwd/yp)

News Feed