oleh

Pandemi, Pawai Ta’aruf Hari Santri Nasional di Kota Marmer Ditiadakan

Tulungagung, (afederasi.com) – Semarak Pawai Ta’aruf dalam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Kota Marmer tahun ini ditiadakan. Pasalnya, kegiatan yang sudah menjadi agenda tahunan dan melibatkan ribuan santri ini masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Namun demikian, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tulungagung tetap menggelar peringatan HSN tanpa mengurangi esensinya.

Ketua PCNU Tulungagung Abdul Hakim Musthofa melalui sekretaris PCNU Tulungagung Muhtarom menyampaikan, terkait HSN di Tulungagung pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten (pemkab) akan menyelenggarakan HSN dengan penuh semarak tanpa mengesampingkan protokol kesehatan

“Hari santri tahun ini akan dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” kata Muhtarom Jumat (15/10/2020).

Beberapa lomba telah disiapkan PCNU Tulungagung untuk memeriahkan HSN yang bertema ‘Santri Sehat Indonesia Kuat’. Ada sekitar 7 lomba, diantaranya lomba khitobah pada tangal 18 Oktober, lomba pujian sebelum sholat pada 20 Oktober, lomba baca tahlil pada tanggal 21 Oktober, lomba terbangan manten pada tanggal 23 Oktober, lomba baca kitab kuning pada tanggal 24 Oktober festival seni pencak silat pada 25 Oktober dan puncaknya lomba senam HSN pada 31 Oktober.

Baca Juga  Masjid Besar Baiturrohman Tulungagung Satu-Satunya Wakil Jawa Timur, Lolos 10 Besar Kompetisi Masjid Terbaik YAMP 2019

Muhtarom menambahkan lomba HSN akan dibatasi jumlah peserta, misalnya cuma 19 tim setiap cabang lomba. Semuanya harus berkomitmen untuk patuh terhadap penerapan protokol kesehatan Covid-19. Tidak hanya itu, pihaknya juga menyampaikan bahwa peserta tidak boleh lepas dari masker, cuci tangan dan memakai hand sanitizer serta menjaga jarak. Untuk memudahkan panitia, tempat lomba nanti akan di set secara berjauhan satu dengan lainya.

“Terkait dengan informasi mengenai lomba bisa ditanyakan langsung ke kantor atau di lihat di  laman website maupun media sosial PCNU Tulungagung,” imbuhnya.

Selain lomba tersebut, pria yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah di SMAN 1 Tulungagung itu mengatakan pada tanggal 22 Oktober nanti akan dilaksanakan apel HSN secara terbatas bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso yang diikuti oleh 85 tamu undangan secara ekslusif.

“Nanti yang kita undang dari Forkopimda, Tokoh Pesantren, guru pesantren dan banom NU,” bebernya.

Meski demikian pihaknya belum menginstruksikan kepada para Badan Otonom (Banom) NU di Tulungagung untuk melaksanakan apel pada 22 Oktober nanti. Hal itu tidak lain karena masih pandemi Covid-19 yang memukul mundur semua orang untuk tidak berkerumun. Namun kalau ada dari kecamatan yang mau melaksanakan, pihaknya tidak mencegah selama ada ijin dari pihak kepolisian setempat.

Baca Juga  29 Pejabat Perebutkan Tujuh Jabatan Eselon II

Peringatan HSN ini turut mengundang Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Marzuqi Mustmar untuk mengisi tausyiah pada acara pengajian HSN di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso pada 30 Oktober pukul 19.00 WIB secara terbatas.

“Pengajian ini bukan pengajian umum, melainkan pengajian HSN,” pungkasnya. (is/yp)

News Feed