oleh

Operasi Yustisi Prokes, Putus Penyebaran Covid-19

Nganjuk, (afederasi.com) – Akibat kurangnya kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Nganjuk terus mengalami penambahan. Sehingga jumlah kasus positif terpapar virus Corona hingga kini mencapai 374 orang. Ini setelah adanya tambahan warga terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak enam orang hingga saat ini.

juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk, dr Hendriyanto menjelaskan, tambahan enam kasus positif Covid-19 tersebut terdiri dari empat orang perempuan dan dua orang laki-laki. Dimana mereka berusia antara 18 tahun hingga 67 tahun, dengan rincian tiga orang dari Kecamatan Kertosono, Kecamatan Pace, Loceret dan Patianrowo masing-masing satu orang.

“Jumlah kasus positif Covid-19 yang terus bertambah, menunjukkan kalau virus Corona di Kabupaten Nganjuk masih terus berkembang sampai sekarang. Karena itu saya menghimbau kepada semua warga Nganjuk untuk tetap waspada dan hati-hati,” jelas Hendriyanto.

Kasus positif Covid-19 yang terus bertambah, juga diimbangi dengan jumlah warga yang telah dinyatakan sembuh dari virus Corona. Jumlah yang dinyatakan sembuh sebanyak empat orang, terdiri dari tiga laki-laki dan satu orang perempuan dengan usia antara 46 hingga 82 tahun. Tiga orang berasal dari Kecamatan Kertosono dan satu orang dari Kecamatan Berbek.

Baca Juga  Polda dan Pemprov NTB Bagikan Masker dan Peluncuran Operasi Yustisi

“Semoga jumlah warga yang sembuh dari virus Corona akan terus bertambah, seiring dengan upaya dan kerja keras dari tim Gugus Tugas Covid-19 dalam melakukan penanganan secara maksimal,” ucap Hendriyanto, (15/09/2020).

Sementara, dalam rangka meningkatkan kedisiplinan warga dalam menjalankan prokes di masa pandemi Covid-19. Jajaran Polres, TNI, dan instansi terkait di Kabupaten Nganjuk, menggelar operasi Yustisi untuk mengedepankan 3M (Memakai Masker, Mencuci tangan, Menjaga Jarak). Hal ini berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang peningkatan kedisiplinan protokol kesehatan.

“Kami dari instansi terkait melaksanakan operasi Yustisi dalam rangka menertibkan kembali masyarakat agar lebih disiplin mematuhi protokol kesehatan,” kata Kapolres Nganjuk, AKBP Handono Subiakto melalui Kasubbaghumas Polres Nganjuk, Iptu Rony Yunimantara,

Masih sebagaimana penjelasan Kasubag Humas Rony, melihat perkembangan Covid-19 di wilayah hukum Polres Nganjuk yang masih cukup tinggi dan berisiko, menjadikan tekad tim operasi yustisi agar jangan sampai masyarakat terus tertular. Dan operasi yustisi itu sendiri akan tetap dilakukan dengan humanis dan persuasif.

Baca Juga  Ini Yang Dilakukan Polrestabes Surabaya Saat Operasi Keselamatan Semeru 2020 Ditengah Pandemi Covid-19

“Tapi, perlu ada ketegasan pada masyarakat. Kalau masyarakat sendiri itu jadi korban Covid-19 potensinya cukup besar, ini yang harus dipahami dan dimengerti masyarakat untuk dicegah dari penularan Covid-19,” tandas Rony.

Sedangkan dalam operasi yustisi yang digelar hari ini, tambah Rony Yunimantara, dilakukan penindakan berupa teguran tertulis terhadap 17 orang penggendara R4/R2 yang tidak memakai Masker. Untuk teguran lisan sebanyak 15 orang penggendara R4/R2 yang tidak memakai masker dengan benar dan bagi yang tidak memakai masker diberikan masker gratis oleh petugas.

“Dengan operasi yustisi juga sebagai upaya pemerintah yang mengharapkan kepada masyarakat agar ikut serta bertanggungjawab dan berpartisipasi serta mendukung semua rangkaian program dalam rangka mencegah penularan Covid-19 agar dapat berhasil dengan baik,” tutur Rony Yunimantara.  (Ind/am)

News Feed