oleh

Nenek Terapung di Sungai, Gegerkan Warga Kedungrejo

Nganjuk, (afederasi.com) – Keheningan warga Dusun Glotan Desa Kedungrejo Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk pada Rabu, (7/4/2021) pukul 09.45 WIB, pecah. Setelah ditemukannya sesosok mayat yang mengapung di aliran sungai Glotan masuk desa setempat.

Diidentifikasi korban berinisial SD (90) perempuan warga Dusun Waung Desa Sonoageng Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk.

Berdasarkan informasi yang dihimpun afederasi.com, berawal dari warga yang mengetahui ada sosok mayat yang hanyut di aliran sungai. Dari temuan itu, saksi langsung memanggil warga lainnya yang juga berada di dekat TKP.

“Dua warga yang mengetahui ada sosok mayat di aliran air sungai langsung berinisiatif mencari kayu untuk dijadikan penghalang agar mayat tidak terhanyut lebih jauh lagi,” ujar Kepala Desa Kedungrejo, Sujarwo.

Masih menurut Sujarwo, dua warga itu mencoba menepikan mayat tersebut dan berhasil, lalu, diangkat korban yang sudah meninggal ke atas tanggul sebelah utara sungai dan melaporkan kejadian penemuan mayat itu ke Polsek Warujayeng.

Tidak lama kemudian anggota Polsek Warujayeng bersama perangkat Desa Kedungrejo mendatangi TKP dan selanjutnya jasad korban dievakuasi ke Puskesmas Tanjunganom untuk dilakukan visum et repertum.

Iptu Supriyanto Kasubag Humas Polres Nganjuk, membenarkan adanya penemuan mayat di aliran sungai tersebut dan mengatakan, dari hasil Identifikasi mayat oleh petugas Puskesmas Tanjunganom ditemukan adanya luka lecet di lutut sebelah kiri korban, dan luka lecet di kepala korban.

“Luka lecet itu diperkirakan bekas benturan dengan batu yang ada disungai. Sedangkan ditubuh korban meninggal tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” tandas Iptu Supriyanto. (ind/dn).

News Feed