oleh

Nekat Gondol HP Saat Ngamen, Duda Dua Anak Diamankan Warga

Tersangka saat menjalani pemeriksaan di ruang penyidikan Unit Reskrim Polsek Pucanglaban

Tulungagung, (Afederasi.com) – FE (41) warga Desa Pagersari, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung diamankan warga Dusun Puser, Desa Sumberdadap, Kecamatan Pucanglaban pada Rabu (25/09/2019) sore.

Pasalnya, duda dua anak yang kesehariannya mengamen tersebut diduga melakukan pencuri sebuah ponsel merk Meizu milik Tri Kurniawati (29) warga setempat.

Selain mengamankan tersangka, petugas turut mengamankan barang bukti berupa sebuah ponsel merk Meizu, sebuah gitar kecil, dan satu unit sepeda motor Honda C100 dari tangan tersangka.

“Karena nominal kerugian materi hanya Rp 1 juta, tersangka tidak ditahan. Tetapi proses hukum terus berlanjut,” tegas Kapolsek Pucanglaban Iptu Triyanto melalui Kanit Reskrim Aiptu Sugianto.

Sugianto melanjutkan, kasus pencurian tersebut bermula saat tersangka yang berprofesi sebagai pengamen tersebut hendak berkeliling di sekitar rumah korban. Setelah memakirkan sepeda motornya di dekat mushola setempat, tersangka lantas mendatangi rumah satu-persatu.

“Jadi tersangka mengamen dengan cara door to door sambil membawa gitar kecilnya,” terangnya.

Baca Juga  Ini Kata Psikolog Penyebab Disorientasi Seksual

Sugianto mengatakan, kemudian setelah tiba di rumah yang kelima (rumah korban), tersangka melihat ponsel korban berada di atas meja ruang tamu. Saat itu ponsel sempat berdering sebanyak tiga kali namun korban tetap tidak mengambil/mengangkatnya. Karena saat itu tersangka melihat ada kesempatan, akhirnya ponsel tersebut diambilnya.

“Tersangka masuk rumah dan mengambil ponsel tersebut lalu dimasukkan saku celana dan bergegas meninggalkan rumah korban,” jelasnya.

Beberapa saat kemudian lanjut Sugianto, korban baru menyadari jika ponselnya sudah tidak berada ditempatnya. Kebetulan, saat itu ada tetangga yang mengetahui baru saja ada pengamen dari rumah korban. Saat ditelusuri hingga jarak sekitar 100 meter, ahirnya tersangka berhasil ditemukan.

“Tersangka tidak bisa mengelak, karena saat itu ponsel korban terus berdering,” imbuhnya.

Merasa dirugikan, akhirnya warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pucanglaban.
Kepada petugas, tersangka mengaku nekat mencuri ponsel tersebut karena mengaku ada kesempatan. Pasalnya, meski sempat berdering tetapi oleh pemilik tidak direspon.

“Tujuannya untuk dimiliki, karena tersangka tidak memiliki ponsel,” ujarnya.

Baca Juga  Gadaikan Mobil Rental Rp 30 Juta, Penyewa Masuk Bui

Masih menurut Sugianto, karena nilai kerugian material hanya Rp 1 juta, akhirnya tersangka tidak dilakukan penahanan. Namun proses hukum terus berlanjut.
“Rencananya, hari Rabu depan tersangka akan kami sidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Tulungagung (Tipiring-red),” jelasnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 364 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 3 bulan penjara.

“Berapa vonisnya, nanti menunggu persidangan,” pungkasnya.(an/ra)

vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed