oleh

Musim Penghujan Lebih Awal, Ini Potensi Bencana yang Perlu Diwaspadai

Tulungagung, (afederasi.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi bencana yang bisa terjadi di peralihan musim kemarau ke musim penghujan. Diprediksi, musim pancaroba ini datang lebih awal yakni bulan September, Oktober, dan November.

“Sesuai dengan prakiraan BMKG itu September, Oktober, dan Nopember sudah memasuki musim hujan. Itu berarti masyarakat harus waspada akan terjadinya potensi bencana,” kata Kepala BPBD Tulungagung Soeroto kepada afederasi.com, Jum’at (9/10/2020).

Soeroto melanjutkan, adapun bencana yang perlu diwaspadai saat musim pancaroba ini yakni bencana tanah longsor. Untuk wilayah Tulungagung, daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan yakni di Kecamatan Sendang dan Kecamatan Pagerwojo. Adapun bahaya bencana yang lain seperti banjir dan puting beliung.

“Bagi daerah yang berpotensi terjadi bencana, agar selalu meningkatkan kewaspadaan terutama pada saat malam hari,” katanya.

Menurutnya lanjut Soeroto, apabila terjadi hujan lebat lebih dari 2 jam saat malam hari, pihaknya menghimbau agar warga mengurangi jam tidur. Sebab, tanah yang basah akan mengalami kelembaban atau sliding, jadi potensi longsor lebih besar,

Baca Juga  Jalur Independen, Pasangan TOSKA Andalkan Relawan Tersebar di Setiap Desa

“Antisipasi sudah dilakukan jauh-jauh hari. Seperti kesiapan personil, peralatan seperti senso, bego, karung goni, sesek, dan sebagainya,” imbuhnya.

Masih menurut Suroto, sesuai prakiraan cuaca musim penghujan akan memasuki masa puncaknya yakni pada bulan Februari dan Maret 2021. Namun demikian, semua masih bisa berubah sesuai kondisi alam.

“Yang jelas bisa maju, mundur, atau tepat,” tuturnya.

Soeroto menambahkan, meski begitu pihak BPBD juga mewanti-wanti kepada masyarakat agar tetap menjaga diri. Kalaupun nanti ada bencana seperti angin puting beliung dan juga pohon tumbang di jalan sudah ada kewaspadaan.

“Biasanya kalau musim pancaroba itu ada puting beliung, mudah mudahan tidak terjadi. Juga masrarakat harus hati hati jika nanti ada pohon-pohon besar, biasanya ada yang tumbang dijalan, supaya nanti tidak mengenai masyarakat,” pungkasnya. (is/yp)

News Feed