oleh

Mobilitas Penumpang KA di Stasiun Tulungagung Alami Peningkatan

Tulungagung, (afederasi.com) – Mobilitas warga masyarakat yang memanfaatkan libur panjang di akhir Oktober ini sudah mulai terlihat. Seperti di stasiun Tulungagung kini terjadi peningkatan penumpang kereta api (KA) yang cukup signifikan, khususnya untuk kereta api jarak jauh (KAJJ).

Kepala Stasiun Tulungagung, Erwin Kurniawan mengatakan sebelumnya pada Selasa (27/10/2020) penumpang yang memanfaatkan moda transportasi KAJJ, yang awalnya hanya 80 penumpang kini mulai naik menjadi 131 penumpang.

Mayoritas penumpang berasal dari kalangan pekerja kantoran dan para mahasiswa. Pada hari ini (28/10/2020) hingga pukul 09.00 WIB sudah ada 150 penumpang khusus untuk KAJJ.

“Artinya, ada peningkatan sejumlah penumpang per pagi tadi, belum tau kalau untuk nanti siang,” ujarnya.

Begitupun dengan penumpang KA lokal, jika dihari biasa rata – rata penumpang sekitar 300-400 orang, namun ketika hari besar atau tanggal merah jumlah penumpang  bisa mencapai diatas 600 orang. Artinya, ada peningkatan sampai 2 kali lipat.

“Penumpang yang turun di stasiun Tulungagung ada 217 penumpang, dan yang naik ada 131 penumpang, ini khusus untuk yang KAJJ,” paparnya.

Baca Juga  Pandemi Covid-19, Jumlah Penumpang KAI Alami Penurunan Hingga 70 persen

Erwin melanjutkan, data pemesanan tiket KAJJ seperti KA Matarmaja, Gajayana, Kahuripan, dan Malabar untuk keberangkatan pada Rabu (28/10/2020) sebanyak 150 penumpang yang naik dari stasiun Tulungagung.

Sedangkan untuk Kamis, (29/10/2020) sebanyak 60 penumpang. Jumat, (30/10/2020) sebanyak 75 penumpang, Sabtu, (31/10/2020) sebanyak 92 penumpang, dan Minggu, (01/11/2020) sebanyak 169 penumpang.

“Puncaknya arus mudik terjadi di hari Minggu nanti, dan untuk KAJJ masih tersedia kursi dan nantinya pasti penumpang akan bertambah,” imbuhnya.

Untuk diketahui, bagi masyarakat yang hendak menggunakan moda transportasi KAJJ, tidak bisa melakukan pembelian tiket di stasiun, tetapi  harus melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi KA Acces, atau  melalui channel external.

“Melakukan pemesanan secara go show tetap bisa, dan dilayani 3 jam sebelum keberangkatan, namun pihak kami tidak menjamin ketersediaan tiket apakah masih ada,” Jelasnya.

Erwin menambahkan, untuk menghindari terjadinya penumpukan atau kerumunan para penumpang, pihaknya telah memberlakukan boarding satu jam sebelum keberangkatan KA.

 “Kita juga harus tetap waspada dan menerapkan physical distancing untuk mencegah penularan virus corona,” tegasnya.

Baca Juga  Ibu Kota Dilanda Banjir, Sejumlah KA Melintas di Daop 7 Madiun Alami Keterlambatan

Persyaratan sebelum naik kereta juga harus tetap diperhatikan seperti memakai masker, memakai baju lengan panjang, dan melampirkan surat kesehatan dari puskesmas atau rumah sakit atau hasil dari rapid tes. (er/dn)

News Feed