oleh

Malam Takbiran, Puluhan Muda-mudi Diamankan

Tulungagung, (afederasi.com) – Sebanyak 31 pemuda-pemudi terpaksa diamankan ke Polres Tulungagung pada malam takbir Kamis (30/7/2020). Pasalnya, mereka kedapatan nongkrong di warung kopi (warkop) saat pemberlakuan jam malam.

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui PS Paur Humas Bripka Endro Purnomo mengatakan, patroli ini dilakukan rutin setiap malam untuk menegakkan instruksi bupati terkait jam malam saat pandemi Covid-19. Selain memantau obyek vital, patroli ini juga menyisir ke tempat-tempat yang biasa didatangi banyak orang.

“Pantauan di RSUD dr Iskak dan Rusunawa IAIN aman, selama diperjalanan juga memberi himbauan protokol kesehatan,” katanya.

Endro melanjutkan, namun ketika petugas sampai di warkop Cobek Mbok jilah di Kelurahan Kepatihan Kecamatan Tulungagung, ternyata ada sekitar 31 pemuda-pemudi yang tengah nongkrong. Bahkan mereka sama sekali tidak mengindahkan protokol kesehatan dengan tidak memperhatikan jarak.

“Karena mereka melebihi jam malam yang ditentukan, akhirnya dibawa ke Mapolres untuk diberikan pembinaan,” terangnya.

Masih menurut Endro, setelah dilakukan pengecekan suhu dari petugas Dinas Kesehatan, rata-rata suhunya antara 36,1 hingga 36,7 derajat celcius.

Baca Juga  Tahanan Narkoba Bertambah 4 Orang

Sebelumnya, Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia menegaskan bahwa penerapan jam malam di Tulungagung masih diberlakukan. Menurutnya, meskipun tren kesembuhan sudah mencapai 98 persen dan masuk zona kuning, namun Covid-19 belum sepenuhnya hilang. Artinya, jika protokol kesehatan tidak ditegakkan maka tidak menutup kemungkinan tren baik ini memburuk.

“Kita tetap waspada, forkopimda juga sepakat jam malam masih diberlakukan,” katanya seusai memberangkatkan ratusan personil pengamanan Idul Adha. (yp)

News Feed