oleh

Makan Daging Kurban Berlebihan Bolehkah ? Ini Saran Ahli Gizi

Lamongan, (afederasi.com) –  Hari Raya Idul Adha selalu identik dengan daging kurban. Selain sapi, biasanya hewan yang dijadikan kurban di Indonesia adalah kambing. Terkadang, melimpahnya stok daging membuat seseorang mengkonsumsi secara berlebihan.

Lantas, adakah batasan mengkonsumsi daging yang baik untuk kesehatan ?

Ahli Gizi dari RSUD dr Soegiri Lamongan Kholifatul Yuli mengungkapkan, daging kambing dan sapi mengandung kadar natrium paling tinggi dibanding daging lainnya. Yakni, 93-96 per 100 gram.

Untuk itu, bagi seseorang tidak disarankan mengkonsumsi daging tersebut lebih dari 100 gram atau satu ons per hari. Terutama bagi mereka yang mengidap hipertensi dan jatung.

“Kalau tidak ada keluhan ya silakan mengonsumsi maksimal 100 gram per hari. Tapi bagi penderita hipertensi dan jantung, cukup dua tusuk sate atau empat sampai sepuluh potong daging dalam sekali makan,” katanya kepada afederasi.com Jumat (31/7/2020).

Wanita yang akrab disapa Yuli tersebut melanjutkan, selain natrium, kandungan lemak dalam daging yang tinggi juga menyebabkan bertambahnya kolesterol dalam tubuh. Untuk mengurangi kandungan lemak bisa merebus daging sapi dan kambing lebih dulu dengan air.

Baca Juga  Bayi Tewas dengan Organ Tubuh Berserakan Gegerkan Warga

“Tujuannya, biar lemak bisa larut dalam air. Ketika air rebusan daging mendingin, lemak yang menggumpal di permukaan bisa dibuang,” paparnya.

Yuli menyarankan,  masak daging lebih baik menggunakan air, bukan yang mengandung lemak seperti minyak dan santan. Kalau direbus, kadar purin memicu asam urat juga bisa turun.

“Jika daging kurban tidak dimasak hari itu juga, maka daging harus langsung disimpan dikulkas tanpa dicuci,” katanya.

Yuli menuturkan, mencuci daging justru dapat memperpendek masa penyimpanannya. Sebab, semakin banyak air dan bakteri yang terserap dalam daging.

“Langsung dipotong-potong dulu dagingnya tanpa dicuci dan dilap sesuai dengan kebutuhan. Masukkan ke dalam kulkas dengan suhu standar selama empat sampai enam jam baru dipindah ke freezer. Kalau sejak awal pengolahan sudah tepat bisa tahan tiga bulan dagingnya,” tandasnya. (ra/yp)

News Feed