oleh

LPPOM MUI : Target Hingga Akhir 2020 Terbitkan Ratusan Sertifikat

Mataram, (afederasi.com) – Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Nusa Tenggara Barat menargetkan 150 sertifikat halal dapat diterbitkan hingga akhir 2020. 

“Jadi untuk persiapan tahun ini aja sudah melebihi 150 lebih. Berdasarkan data yang ada,” kata Ketua LPPOM MUI NTB, Hj Rauhun, Jum’at (16/10/2020)

Ia menjelaskan, berkurangnya target disebabkan oleh pandemi Covid-19. Di beberapa OPD yang memiliki binaan UKM sudah menyediakan anggaran untuk sertifikasi halal. Namun dikurangi untuk penanganan Covid-19.

“Karena adanya Covid-19 ini rupanya dana yang harus kerluarkan juga persiapan dari dinas-dinas semua di kurangi. Yang tadinya 300 jadi 50, yang sekian ratus di bagi dua, di bagi empat. Jadi dananya dikurangi untuk penanganan Covid-19,” kata Rauhun.

Saat ini, pihaknya sedang mempersiapkan proses sertifikasi halal yang datanya sudah masuk ke LPPOM.

“Persiapan kami untuk bulan Desember ini. Proses sertifikasi halal dari pendaftaran sampai penerbitan itu kan perlu proses, perlu waktu. Jadi jangan sampai kami itu sudah bekerja saja tapi tidak akan ada hasil, itu yang kami takuti. Nah lebih baik nanti untuk tahun depan,” tutur Rauhun

Baca Juga  LBH Belum Diijinkan Dampingi Pendemo yang Ditangkap Polisi

Seperti Dinas Pariwisata kemarin, karena keterbatasan waktu. Harus keliling ke seluruh NTB yang memiliki wilayah cukup luas jadi perkiraannya. “Ada 40 yang dialokasikan mau dikasih 10 lebih baik ke tahun depan,” tambahnya (man/dn)

News Feed