oleh

Lahan Terbakar, Warga Perumahan Elit Panik

Situbondo, (afederasi. com) – Sejumlah warga perumahan elit Istana Mutiara, Sumberkolak, Panarukan, Situbondo panik, Kamis (10/09/2020). Kepanikan dipicu oleh kebakaran lahan belukar yang melanda sekitar perumahan hingga nyaris merembet ke permukiman. Bahkan, beberapa rumah tinggal berjarak 3 meter dari kobaran api. Kencangnya tiupan angin membuat belasan lahan tidur pun ludes terbakar dalam hitungan menit.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh sejumlah pekerja perumahan yang sedang memperbaiki salah satu rumah. Api awalnya muncul jauh di selatan kompleks perumahan. Namun, dalam hitungan menit, api tiba-tiba makin besar dan merembet ke permukiman.

Untuk memadamkan api, puluhan warga pun harus berlarian mencari air untuk menyiramkan ke titik api yang terus berkobar. Terbatasnya peralatan, wraga pun hanya bisa membawa timba untuk menyiramkan air pada lahan yang terbakar. Beberapa warga lain memilih menggunakan kain basah utnuk memadamkan api. Namun, tiupan angin kencang dan banyaknya material rumput dan semak kering membuat api dengan cepat meluas.

“Panik karena sudah mendekati permukiman, tinggal 10 meter yang sini, yang disana sudah 3 meter, ya seadanya ini pakai timba,”ujar febri, warga sekitar yang ikut memadamkan api.

Baca Juga  Diduga Gondol Puluhan Gram Perhiasan Emas, Janda Cantik Dibekuk Polisi

Sejumlah warga lain pun terlihat naik ke loteng untuk memadamkan api menggunakan selang air kran. Beruntung tak lama kemudian, satu unit mobil pemadam kebakaran datang dan melakukan pemadaman pada titik api yang mendekati rumah warga. Sementara petugas BPBD Situbondo yang datang ke lokasi langsung menggunakan ranting basah utnuk memukuli api yang terus merembet. Hingga Kamis siang, api berhasil dilokalisir oleh petugas bersama warga sekitar.

Hingga berita ditulis warga masih belum mengetahui penyebab pasti kebakaran. Namun, mereka menduga ada yang sengaja membakar karena titik api pertama berasal dari arah selatan yang menjadi ladang pertanian. Meksi demikian, warga juga menduga puting rokok yang dibuang. Sebab, angin kencang yang melanda dan terikknya matahari membuat api dengan cepat merambat.

“Mungkin sengaja dibakar atau juga puting rokok, ini sudah sering terjadi dan sudah tiga kalinya ini,” tandas febri. (ari/am)

News Feed